257 Orang Ditetapkan Tersangka Kerusuhan, 4 Orang Positif Konsumsi Narkoba

Tandaseru – Jajaran Polda Metro Jaya telah menetapkan 257 massa aksi yang membuat keributan di sejumlah lokasi menjadi tersangka. Dari ratusan orang tersebut, 4 orang diantaranya positif mengkonsumsi narkoba.

“Yang diamankan oleh Pak Argo (Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono), 257 (tersangka) itu tatonya banyak itu. Terus ada beberapa orang, kalau tidak salah, 4 orang positif narkoba,” kata Kadiv Humas Polri Muhammad Iqbal di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

“Bagaimana mau unjuk rasa kalau mereka narkoba?” sindir Iqbal.

Iqbal memastikan tes urine akan dilakukan terhadap semua tersangka yang telah diamankan tersebut. Pengembangan kasus ini pun, disebut Iqbal, masih akan terus dilanjutkan.

“Akan kita kembangkan, yang lain akan kami periksa,” ujar Iqbal.

Selain itu, Iqbal kembali menegaskan tersangka yang ditetapkan dalam kerusuhan itu berbeda dari massa yang melakukan unjuk rasa. Iqbal menyebut kegiatan unjuk rasa di Bawaslu pada 22 Mei 2019 tersebut telah ditunggangi kelompok-kelompok tertentu yang sengaja menciptakan kericuhan.

Untuk informasi, kerusuhan terus terjadi setelah aksi pada Selasa (21/5) dan Rabu (22/5). Awalnya massa menggelar aksi di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Saat itu, massa sudah melewati waktu yang telah ditetapkan peraturan dalam penyampaian pendapat di muka umum. Karena tidak ingin dibubarkan, akhirnya massa yang terprovokasi membuat kerusuhan.

Saat ini, sudah sebanyak 257 provokator yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ditangkap ditiga titik yang berbeda yakni di Bawaslu, Petamburan, dan Asrama Brimob.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait