Hari Dokter Nasional ke-67, Begini Wajah 3 Dokter Termuda di Dunia

Biasanya gelar dokter akan tersemat pada seseorang yang berusia 30 tahun. Namun tidak berlaku bagi 3 dokter yang memiliki predikat dokter termuda ini.

Pemuda pemudi ini berhasil mendapat gelar dokter termuda di dunia. Kecerdasan, perjuangan, dan tekad yang kuat mereka memang patut diapresiasi.

Dalam rangka Hari Dokter Nasional ke-67 yang jatuh pada 24 Oktober 2017, tandaseru.id memiliki informasi menarik seputar dokter termuda di dunia.

Bertujuan untuk mengapresiasi atas dedikasinya selama ini kepada masyarakat. Dan memberikan inspirasi kepada para mahasiswa yang sedang berjuang meraih gelar dokter.

Akrit Jaswal

Akrit Jaswal asal India mengambil gelar sarjana muda di Universitas Punjab Saat berumur 12 tahun. Banyak masyarakat yang kagum akan kecerdasan dan kemampuannya.

Saat umur 7 tahun Jaswal bisa mengoperasi manusia dengan sangat rapi dan baik. Ia pun menjadi terkenal di negaranya.

Jaswal yang lahir pada 23 April 1993 ini ingin selalu membantu sesama manusia dan menjalankan sumpahnya sebagai seorang dokter.

Baca Juga:

Rafidah Helmi

Gadis berusia 17 tahun 8 bulan asal Sukabumi ini resmi lulus sebagai sarjana kedokteran termuda, pada tahun 2016.

Kecerdasannya memang sudah dimiliki sejak kecil. Rafidah kelahiran tahun 1998, ia mulai mendaftar sebagai mahasiswa di Unissula Semarang saat berusia 14 tahun.

Rahasia dokter termuda ini berprestasi adalah menetapkan tujuan dari awal dan semangat meraih cita-cita selagi muda.

Sho Yano

Sho Yano mulai kuliah pada usia 11 tahun pada tahun 2003. Gelar doktor pun di perolehnya dalam usia 21 tahun, di University of Chicago, Amerika Serikat. Ia pun menjadi dokter termuda.

Pianis yang juga memegang sabuk hitam ta kwon do ini kemampuannya dinilai luar biasa. Pada usia dua tahun ia sudah bisa membaca dan mampu menulis pada usia tiga tahun.(put)