Polda Riau Dalami 16 Saksi Pungli di Rutan Sialang Bungkuk

PEKANBARU (!) –  Ditektorat Kriminal Khusus Polda Riau tengah mendalami penyelidikan terhadap 16 orang terkait dugaan pungutan liar di Rumah Tahanan Kelas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Rabu (10/5) mengatakan enam belas orang terkait kasus pungli yang diperiksa terdiri dari enam petugas rutan, enam orang tahanan, dan empat orang pihak keluarga.

“Dalam waktu dekat sudah ada beberapa bukti, keterangan 16 orang itu dan aliran dana bukti transfer ke suatu bank dan sudah koordinasi dengan bank itu,” ungkap Guntur.

Saat ini pelaku pungli dijerat pasal korupsi dan jika memungkinkan juga pasal tindak pidana pencucian uang. Terkait adanya pemerasan dan penganiayaan di rutan kata Guntur bisa berkembang ke hukum pidana asal ada informasi dan buat laporan.

“Kalau tidak ada yang melapor bagaimana penganiayaan itu dibuktikan, siapa yang teraniaya. Untuk pengrusakan tidak dilaporkan karena sudah mediasi dan setuju damai. Sudah bersih-bersih lingkungan tahanan di blok gotong royong,” kata dia.

Pungli di Rutan Pekanbaru diduga menjadi pemicu kaburnya 448 tahanan pada Jumat (5/5) lalu. Saat ini masih ada 139 tahanan lagi yang masih betkeliaran.

Sementara itu, tim Mabes Polri mendatangi  Rumah Tahanan Kelas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru. Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli Pusat di bawah pimpinan Irjen Pol Gufron didampingi Inspektur Pengawasan Daerah Polda Riau, dan Kepala Kepolisian Resor Pekanbaru. Tim mendatangi Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru guna melihat langsung situasi terkini. (antara/arh)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -