Frekuensi Kentut Lebih Sering, Bisa Karena Alergi Makanan Loh!

Tandaseru – Apakah Anda pernah menghitung berapa kali kentut dalam sehari? Normal rata-rata manusia kentut sekitar 20 kali dalam sehari. Namun ada juga manusia yang kentut lebih dari biasanya. Penasaran tidak, apa yang menjadi alasan kentut lebih sering.

Jika lebih dari 20 kali, kemungkinan besar ada masalah dengan sistem pencernaan Anda. Coba sesekali hitunglah frekuensi kentut Anda untuk mengecek kesehatan pencernaan ya.

Nyatanya ada kemungkinan frekuensi kentut jadi lebih sering dari biasanya. Bisa karena asupan yang dimakan atau alergi terhadap makanan.

Seperti dilansir Reader’s Digest, berikut ini beberapa alasan mengapa kentut menjadi lebih sering.

Alasan kentut lebih sering karena tak cocok dengan produk olahan susu

Seseorang bisa saja mendadak sering kentut usai mengonsumsi yoghurt, keju dan semua produk berbahan susu yang kemungkinan mengalami intoleransi laktosa.

Hal ini bisa terjadi akibat kekurangan atau tidak adanya enzim laktase yang mencerna laktosa (gula pada susu).

Sehingga mengakibatkan perut kembung dan sering buang gas secara terus menerus.

Mengonsumsi kubis dan brokoli dalam jumlah banyak

Saat Anda baru saja menyantap makanan seperti brokoli, kubis, kacang, dan kol, Anda bisa saja mengeluarkan gas dalam tubuh lebih sering dari biasanya.

Makanan tersebut kaya akan serat sehingga baik untuk menjaga sistem pencernaan, mengatur kadar gula darah, kolesterol dan berat badan.

Perut dan usus kecil tidak bisa menyerap beberapa komponen seperti serat, gula, pati, ketika gula tidak dapat dicerna mencapai susu besar.

Bakteri yang mendiami saluran pencernaan akan memakannya. Hal ini bisa menghasilkan gas sebagai produk sampingan

Makan terlalu cepat

Tahukah Anda bahwa setiap kali seseorang makan atau minum, mulut juga menelan udara. Apabila makan terlalu cepat, kemungkinan besar Anda akan lebih banyak memasukkan udara ke dalam tubuh.

Ada dua cara tubuh untuk mengeluarkannya, bisa melalui sendawa ataupun kentut.

Bakteri usus tak seimbang

Terganggunya bakteri usus yang tak seimbang bisa terjadi saat kondisi kesehatan menurun. Hal ini sering terjadi pada penderita diabetes atau komplikasi operasi.

Orang yang menderita penyakit infeksi, diabetes maupun komplikasi operasi bisa  menghasilkan gas berlebihan yang dikeluarkan lewat kentut.

Sindrom iritasi usus besar

Seseorang yang mengalami sindrom usus besar cenderung kentut berlebih, kembung dan diare.

Saraf usus pada penderita sindrom iritasi usus besar sangat sensitif sehingga berakibat produksi gas bertambah di usus.

Itu dia beragam alasan kentut lebih sering dari biasanya. Ingatlah satu hal, bahwa olahraga sangat penting bagi seseorang dengan kondisi seperti ini karena akan membantu mengeluarkan gas.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait