Anggota DPD RI Penuhi Panggilan soal Meme Joker Anies Baswedan

Tandaseru – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi pelapor dalam kasus meme Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan tokoh fiktif Joker.

Pantauan Tandaseru.id, Fahira datany bersama 3 orang kuasa hukumnya datang ke gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.20 WIB.

“Saya jam 10.00 WIB inikan baru melakukan klarifikasi pertama. Saya nggak tahu apa yang ditanyakan tetapi saya bawa semua bukti yg dibutuhkan,” kata Fahira kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/11).

Dalam laporan ini, dia berharap dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak takut dalam membuat sebuah laporan. Dia membuktikan jika pihak kepolisian akan bertindak profesional dalam menangangi sebuah laporan.

“Buktinya saya laporkan tanggal 1 dikirim surat tanggal 6 dan tanggal 8 dipanggil. Saya di sini ucapkan terimakasih banyak ke kepolisian Indonesia atas respon cepat khususnya Polda Metro, saya ucapkan makasih,” jelasnya.

Sebelumnya, Fahira Idris melaporkan akun Facebook atas nama Ade Armando atas dugaan perubahan terhadap bentuk dokumen dan atau informasi elektronik atas foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Laporan tersebut terdaftar dalam nomor laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, tanggal 1 November 2019.

“Foto (yang diunggah) di Facebooknya Ade Armando adalah foto Gubernur Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker,” ujar Fahira di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait