Australia Barat Diguncang Gempa Magnirudo 6,6, Ini Penjelasan BMKG

Tandaseru – Wilayah laut di sebelah utara Australia Barat diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan Magnitudo 6,6 Minggu (14/7).

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 18,24 LS dan 120,3 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 878 km arah selatan Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di Utara Port Hedland, Australia Barat.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah laut di Australia Barat ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar (strike-slip fault).

Gempa barat laut australia ini tercatat dengan baik pada sensor seismik BMKG seperti: PLAI (Plampang) pukul 12:41:42 WIB, WBSI (Waikabubak) pukul 12:41:26 WIB , WSI (Waingapu) pukul 12:41:27 WIB , KLNI (Lombok) 12:41:52, BATI (Kupang) pukul 12:41:30 WIB.

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di Waingapu, Sumbawa, Bima dalam skala intensitas III MMI dan Mataram II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 13.04 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

.

 

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id