Makna di Balik Avengers: Endgame

Tidak ada yang lebih berharga dari pada waktu. Tidak ada yang bisa menghentikan waktu yang selalu bergerak maju. Waktu lebih dari segalanya dan inti dari Avengers: Endgame seperti yang diperkirakan sebagian besar penggemar adalah tentang perjalanan waktu.

Saya tidak akan menulis tentang jalan cerita Avengers: EndGame di sini, karena ini adalah kisah puncak para pahlawan super yang emosional. Ini juga tentang nostalgia dan perjalanan suasana batin yang dimiliki para penggemar sejak masa kecil dulu.

Avengers: Endgame mengambil tempat di mana Perang Infinity ditinggalkan. Thanos telah memusnahkan setengah dari populasi alam semesta, dan para pahlawan yang tersisa (Kapten Amerika, Thor, Black Widow, Hawkeye, Iron Man, Rocket Raccoon, dan Captain Marvel yang baru direkrut).

Avengers: Endgame juga sangat menghibur. Tidak ada film yang dapat sepenuhnya mencakup semua yang terjadi dalam 10 tahun dan 21 film sebelumnya, tetapi ini adalah upaya terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

Durasi film hampir tiga jam, dan tak satu pun dari penonton yang merasa sia-sia. Lebih dari itu, inilah kisah yang dibutuhkan para penggemar Marvel.

Apakah Avengers dapat melakukan penyelamatan alam semesta sekali lagi? Apakah kekuatan luar biasa yang mereka miliki? Avengers mencapai ini dengan menggunakan salah satu trik tertua di buku sinematik yaitu perjalanan waktu.

Waktu lebih dari segalanya dan inti dari Avengers: Endgame seperti yang diperkirakan sebagian besar penggemar adalah tentang perjalanan waktu.

Seperti semua orang yang memperhatikan bahwa tokoh favorit saya yaitu Doctor Strange, Wong, dan Ant-Man tidak termasuk pada akhir Perang Infinity.

Artinya hanya ada satu cara untuk menekan tombol back atas apa yang telah dilakukan Thanos yaitu menarik dan memutar kembali sang waktu.

Mereka tidak hanya memundurkan apa yang terjadi dan menghentikannya. Sebagai gantinya, mereka menemukan solusi yang lebih permanen yang melibatkan kembali untuk mengambil Batu Infinity sebelum Thanos mendapatkan tangan ungu besarnya dan menggunakan kekuatan mereka untuk membalikkan kerusakan.

Ini adalah kisah perjalanan yang luar biasa dan terasa seperti sebuah band yang bersatu kembali untuk tur hit terbaik mereka. Ini adalah bagian yang mengesankan, sebuah nostalgia yang lembut.

Sangat menggoda untuk kembali ke busur pertama dalam perjalanan para pahlawan super ini, kisah-kisah asalnya,  bahkan mungkin tergoda untuk kembali ke tahun 2008.

Kerinduan ini memberi pencerahan bahwa segalanya telah berubah, dan sementara mengunjungi masa lalu di masa lalu itu menyenangkan.

Di kehidupan ini waktu hanya bisa bergerak maju, dan masa depan sering diangkap lebih penting daripada apa yang datang sebelumnya. Atau, untuk meminjam frasa dari Tony Stark, “That’s the hero game… part of the journey is the end.”

Film Terbesar

Avengers: Endgame bisa menjadi film terbesar di dunia yang pernah dilihat, karena telah menghasilkan hampir 1 miliar dolar hanya dalam satu pekan.

Bioskop buka sepanjang waktu untuk memenuhi penonton yang membludak. Ini adalah puncak dari 11 tahun dan 21 film suatu prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mungkin tidak akan pernah diulang.

Satu-satunya hal yang mungkin mendekati adalah Star Wars: The Rise of Skywalker pada Desember, yang akan menjadi film ke-sembilan dalam kisah penuh nostalgia yang mencakup lebih dari empat dekade.

Avengers: Endgame adalah final besar yang megah dan matur nuwun kepada kesaktian Doctor Strange yang telah membuka jalan bagi semua prajurit serta pahlawan super untuk datang bergabung.

Jangan lupa kunci jawaban dari demikian banyak persoalan dalam kehidupan ini adalah tentang waktu!

 

Penulis Buku Membangun SDM Indonesia Emas dan Tenang Aja

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait