Bahaya, 7 Kebiasaan Ini Tidak Disadari Bisa Merusak Otak

JAKARTA (!) – Ternyata ada beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan otak rusak. Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan kebiasaan sehari-hari tanpa disadari ada yang berpotensi merusak sel pada otak.

Kebiasaan buruk yang dilakukan sehari-hari menurut penelitian ilmiah dapat merusak sel otak dalam jangka pendek maupun jangka panjang, yang mengakibatkan perkembangan penyakit degeneratif serta beberapa kondisi lain.

Apa saja ya kira-kira kebiasaan sehari-hari yang ternyata berdampak buruk buat otak?

Sering Tidak Sarapan

Banyak yang beralasan diet atau terburu-buru yang akhirnya melewatkan waktu sarapan. Tapi sebenarnya dengan sering melewatkan sarapan mampu merusak otak secara perlahan.

Sebab, setelah terbangun di pagi hari, otak tentu membutuhkan nutrisi. Dengan melewatkan sarapan maka akan menghilangkan nutrisi yang dibutuhkan.

Bukan hanya itu, tidak makan sarapan juga bisa sebabkan gula darah rendah, yang akibatnya juga tidak baik bagi kesehatan.

Merokok

Kebiasaan yang satu ini memang salah satu kebiasaan buruk yang mungkin sulit dihilangkan. Tapi nyatanya merokok merupakan sumber beragam masalah otak, karna membatasi jalur pasokan oksigen menuju otak.

Penelitian membuktikan, merokok adalah faktor penyebab munculnya penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan amina heterosiklik yang dilepaskan rokok saat dibakar akan mengganggu reproduksi DNA, yang bisa membuat sel kanker.

Konsumsi Gula Berlebih

Mengonsumsi gula, tepung, gorengan, makanan kemasan yang tidak dibarengi mengonsumsi buah serta sayuran yang seimbang.

Akan mendorong akumulasi zat berbahaya pada tubuh dan bisa meningkatkan perkembangan tumor yang melawan fungsi sistem kekebalan, mengakibatkan malnutrisi serta mengganggu perkembangan neurologis.

Terlalu Banyak Makan

Dengan memakan makanan secara berlebih akan mengakibatkan akumulasi zat residu yang membuat obesitas serta pengerasan arteri serebral.

Studi yang ada di jurnal Neurology pada 2012 meneliti 6.000 orang, berusia rata-rata 50 tahun. Setelah 10 tahun kemudian, diperiksa kembali dan hasilnya peserta yang punya berat badan berlebih, mengalami penurunan fungsi kognitif 22 persen lebih tinggi dibandingkan yang tidak.

Kurang Tidur

Begadang juga bisa jadi kebiasaan buruk yang merusak otak. Setiap manusia idealnya membutuhkan 8 jam tidur di malam hari agar otak bisa beristirahat.

Bukan hanya itu, dengan tidur cukup maka proses metabolisme tubuh juga maksimal, serta membantu peremajaan sel.

Dengan kurang tidur, maka kematian sel otak dalam jangka pendek akan lebih cepat, serta membuat seseorang mudah lelah hingga mood yang kurang baik.

 

Menutup Kepala Saat tidur

Mungkin aneh, tapi dengan menutup kepala saat tidur ternyata bisa meningkatkan konsentrasi karbon dioksida serta mengurangi jumlah oksigen, yang mengakibatkan efek berbahaya bagi otak.

Memaksa Otak Bekerja Ketika Sakit

Dengan memaksakan otak selama periode sakit, dapat mengurangi kesehatan tubuh, dan juga memperlemah sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu akan ada lebih banyak jenis penyakit lain yang bermunculan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -