Perhatikan! Teriak ‘Gooll’ Jangan Kebesaran Kalau Tak Mau Rahang Cedera

Tandaseru – Masyarakat sedang heboh dalam menikmati perhelatan Piala Dunia 2018. Terlihat dari antusias para pemain maupun fans yang mengekspresikan emosinya ketika ‘Gool’ dengan berteriak. Namun, dalam kesehatan ternyata bahaya teriak terlalu besar loh.

Ya, tak jarang orang-orang berteriak dengan suara yang keras sehingga tanpa sadar membuka rahang terlalu besar.

Keceriaan dalam menyaksikan pertandingan bola ini harus tetap diperhatikan ya. Apalagi saat pemain idola sukses mencetak gol.

Nah, berteriak terlalu keras hingga rahang menganga terlalu lebar rupanya dapat menyebabkan efek negatif bagi kesehatan.

Drg Hananto Seno, SpBM, seorang pakar bedah mulut mengatakan bahwa berteriak terlalu keras menyebabkan pergerakan udara yang tidak wajar.

Sekitar 90 persen udara dari paru-paru akan bergerak ke mulut dan membuat gigi semakin terdorong, sehingga menyebabkan infeksi pada gusi.

Bagi yang masih muda dan sehat, hal ini mungkin tidak terlalu berpengaruh. Tetapi bagi yang berumur di atas 40 tahun, hati-hati ada risiko yang perlu diwaspadai.

Menurut drg Hananto, jika hal tersebut dialami pada seseorang yang berusia 40 tahun ke atas, maka dapat menyebabkan kekakuan pada otot rahang mulut.

Ada tips dari drg Hananto nih, berteriak boleh tetapi sebaiknya tidak terlalu lebar. Tidak mau kan mengalami dampak negatifnya?

Cara mengukurnya cukup mudah, bagi orang yang suka berteriak maka dianjurkan tidak lebih lebar dari empat jari, terhitung dari telunjuk sampai kelingking.

Kemudian sering lakukan senam rahang ya, dimulai dengan lidah yang ditempelkan ke langit mulut. Lalu ayunkan rahang ke atas dan ke bawah selama 10 kali.

Memang bahaya teriak terlalu besar, jadi mulai sekarang ketika rahang merasa kaku otot Anda bisa melakukan senam ini pada pagi, siang, dan malam hari.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -