Bareskrim Polri Tangkap Pelaku Penjual Surat Sakit Palsu

JAKARTA (!) – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap pelaku perdagangan surat sakit palsu. Hasil pengungkapan ini, polisi berhasil meringkus 3 orang pelaku dengan inisial MKM, NDY dan MJS.

Kasubdit Dittipidsiber Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Asep Safrudin menyatakan para pelaku menjual surat sakit palsu kepada calon pembelinya yang merupakan karyawan dan mahasiswa melalui akun media sosial.

“Pertama kita tangkap MKM, yang mengelola akun Instagram jasasuratsakit.blogspot.com. Kita dalami, kemudian mendapat identitas pelaku dan yang dilakukannya. Bahwa benar yang bersangkutan menjual itu (surat sakit palsu),” kata Kombes Pol Asep Safrudin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/01).

Setelah melakukan pengembangan, Asep menyatakan pihaknya telah berhasil menangkap dua orang pelaku lagi yang ikut terlibat dalam proses jual beli surat sakit palsu ini. MKM berperan sebagai otak bisnis tersebut sejak tahun 2012, sedangkan NJY dan MJS sebagai pemasaran.

“Dalam sehari para tersangka menjual surat sakit sebanyak 15 hingga 20 buah. Satu surat sakit dijual dengan harga Rp25.000. Kemudian, pemesanan surat sakit melalui Whatsapp MJS di nomer 081271538781. MJS memasang informasi pemesanan lewat akun Instagram @suratsakitjkt,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Bagian Penerangan Umum DivHumas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul menyatakan selain dengan surat sakit palsu, tersangka juga menyediakan kuitansi biaya obat maupun perawatan agar bisa diganti oleh instansi pemesan. “Hal ini berakibat pada kerugian kepada instansi dan perguruan tinggi,” tutur Martinus Sitompul.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 28 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 Undang-undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 73 ayat 1 jo Pasal 77 Undang-undang nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Kumpulan Berita Terkait