Batal Dipinang Jokowi, Ini Permintaan Mahfud kepada Rakyat Indonesia

Tandaseru – Mahfud MD kembali menegaskan sikapnya pascabatal dipinang Jokowi menjadi cawapres. Mahfud menegaskan, dirinya dalam kondisi tanpa beban, dan menghormati pilihan politik Joko Widodo beserta koalisi.

Mahfud juga meminta maaf tak dapat merespons satu persatu sejumlah ucapan simpati atas hal yang diakuinya cukup mengagetkan batal dideklarasikan.

“Sy minta maaf dan berterimakasih kpd masyarakat yang mengirim pesan/pertanyaan dan simpati kpd sy terkait keputusan Pak Jkw memilih KH Makroef Amin sbg cawapresnya. Ada ribuan WA, SMS, Twitter, dll. Sy minta maaf krn sy hanya bs membaca tanpa bs menjawab 1 persatu,” kata Mahfud, melalui akun twitternya, Jumat (10/8/2018).

Mahfud menilai, keputusan Jokowi merupakan sebuah realitas politik yang tak terhindarkan.

“Sy bilang, Pak Jkw tak perlu merasa bersalah. Itu hak beliau utk memutuskan yg terbaik,” sambungya.

Bagi Mahfud, terpenting saat ini merawat NKRI dengan baik. Keberlangsungan NKRI, kata Mahfud, jauh lbh penting daripada sekedar nama Mahfud MD dan Makroef Amin.

“Scr agama, sy dkk sdh berusaha tapi Tuhan jua yg menentukan. Tidak ada daya atau hal yg bs diberdayakan tanpa izin Allah,” tegasnya.

“Yang sudah diputuskan oleh Pak Jkw sdh sesuai dgn hak dan mekanisme konstitusional. Kita hrs terima itu sbg kesadaran konstitusional kita. Alangkah ngeri hidup bernegara kalau kita tak punya kesadaran berkonstitusi dan berhukum! Itu yg hrs ditekankan utk merawat NKRI,” sambungnya.

“Mari kita terus dgn rumah NKRI. NKRI adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa kepada kita bangsa Indonesia. Ikuti trs pros2 konstitusional yg berlaku.,” tutup cuitan Mahfud.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait