Bawaslu akan Periksa La Nyalla dan Prabowo Terkait Mahar Politik

JAKARTA (!) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menyelidiki La Nyalla dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait mahar politik pada pilkada 2018.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia, Rahmat Bagja dalam diskusi Wajah Politik Pilkada 2018 di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.

“Masalah Pak La Nyalla ini perlu di klarifikasi. Bawaslu Jawa Timur sudah melayangkan surat pemanggilan ke yang bersangkutan,” kata dia di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1).

Pemanggilan itu buntut pernyataan La Nyalla yang mengaku dimintai mahar miliaran rupiah untuk mendapat rekomendasi di Pemilihan Gubernur Jawa Timur dari Partai Gerindra.

“Pemanggilan Bawaslu itu dilakukan untuk menggali lebih jauh terkait pernyataan La Nyalla,” tegasnya lagi.

Kabarnya, mantan Ketua Umum PSSI ini akan ditanyakan sejumlah hal, salah satunya adalah terkait bukti-bukti.

Selain La Nyalla, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo juga akan diperiksa oleh Bawaslu untuk mengklarifikas masalah yang sedang viral akhir-akhir ini.

“Jangan sampai ini kabar burung yang dihembuskan. Kami sepertinya akan memanggil Pak Prabowo untuk menjelaskan secara terang. Jadi clear ya nanti, apakah jelas nanti ada mahar atau tidak,” jelasnya.

Selanjutnya, Rahmat akan menindak tegas jika memang terbukti kebenarannya. Hal ini diatur dalam Undang-undang Pilkada nomor 10 tahun 2016 pasal 47 ayat 3.

“(Jika terbukti) maka pasangan calon didiskualifikasi dan partai bersangkutan dilarang ikut dalam Pilkada selanjutnya. Ini catatan kepada partai politik,” pungkasnya.

Kumpulan Berita Terkait