Wah, 5 Negara ini Punya Becak Juga Loh, Mana Yang Paling Unik Ya?

Tandaseru – Ternyata bukan hanya Indonesia yang memiliki transportasi becak, ada juga negara lain walaupun sebutannya berbeda. Seperti apa becak dari berbagai negara tersebut?

Jika becak di Indonesia memiliki tiga roda, apakah becak di negara lain memiliki bentuk dan fungsi yang sama? Memang di lima negara di bawah ini terdapat sebuah transportasi umum yang memakai konsep becak. Penasaran kan seperti apa rupannya?.

Riksha merupakan salah satu becak dari berbagai negara!

Ternyata di Bangladesh, terdapat transportasi umum beroda tiga serupa dengan becak di Indonesia. Riksha atau dikenal juga thrisaw adalah kendaraan umum yang mudah ditemui di sana.

Kendaraan satu ini memiliki tempat duduk penumpang di belakang yang ditopang dua roda, sedangkan penegmudi di depan membelakangi penumpang dengan cara dikayuh.

Hadir pertama kali pada 1919, tepatnya di Kota Chittagong. Kemudian, sejak 1950-an, riksha mulai dihias sedemikian rupa agar nampak menarik. Dhaka, merupakan kota yang terdapat banyak riksha hingga dijuluki ibu kota becak dunia.

Sai Kaa

Sedikit berbeda dari riksha, Sai Kaa di Myanmar ini dikenal juga dengan saiq ka. Kendaraan ini menempatkan pengemudi dan penumpangnya duduk berdampingan.

Sai kaa di sana punya ragam jenis yang sesuai dengan penggeraknya, bisa sepeda, motor atau traktor. Jika ingin ke Myanmar, khusunya Kota Yangon, kendaraan bernama sai kaa ini bisa jadi pilihan yang tepat.

Pasalnya, sai kaa punya body ramping dan bisa digunakan ketika mengakses jalan-jalan sempit yang ada di pusat kota Myanmar.

Traysikad

Di Filipina becak punya banyak sebutan, yaitu traysikad, trisikad, sikad sampai padyak. Kendaraan tersebut dihias dengan beragam corak dan warna cerah.

Ada dua varian mesin penggerak traysikad, yaitu dengan memakai kayuhan manusia atau motor. Traysikad berasal dari bahasa Inggris ‘Tricycle’ yang artinya roda tiga dan bahasa Filipina ‘Sikad’ yang artinya tendangan.

Sayangnya, traysikad secara teknis tak diperbolehkan melewati jalan utama serta jalan raya nasional. Namun, hingga kini undang-undang tersebut tak diberlakukan secara ketat.

Riksjaw

Pada 1904, becak diperkenalkan ke Afrika, tepatnya di Kota Durban, Afrika Selatan. Dijuluki Riksjaw becak ini sebelumnya menggunakan tenaga manusia dengan cara ditarik seperti gerobak, lalu dimodifikasi menggunakan sepeda.

Tapi ada pula yang masih mempertahankan model lama dari riksjaw, salah satunya di wilayah Afrika Selatan. Bahkan riksjaw jadi kendaraan umum yang menarik wisatawan, terutama saat Piala Dunia 2010 lalu.

Tapi sayangnya, riksjaw sepi peminat, sehingga kini jarang ditemui riksjaw di jalanan Afrika. Padahal dari riksjaw, seni dan kerajinan Afrika ditampilkan dengan baik.

Pedicab

Bukan hanya negara Asia dan Afrika, tapi Amerika, Jerman, Prancis bahkan Inggris pun menggunakan becak sebagai transportasi umum.

Di Amerika wisatawan bisa memanfaatkan pedicab menjelajahi Manhattan, Brooklyn, Queens, Bronx dan Staten Island. Sementara di Paris, Belanda dan Inggris, transportasi tersebut bisa dimanfaatkan jadi kendaraan wisata untuk berkeliling dengan cara berbeda.

Pedicab dianggap kendaraan yang ramah lingkungan dan dijadikan solusi bagi yang malas naik subway atau bus kota.

Jadi bagaimana menurut Anda becak dari berbagai negara di atas? Apakah Anda pernah menaiki salah satunya?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait