Begini Kronologi Suap Rp30 Juta Mengalir di PN Tangerang

JAKARTA (!) – Komisi Pemberantasan Korupsi merinci kronologi uang suap yang diberikan terhadap Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Wahyu Widya Nurfitri sebesar Rp 30 juta. Uang itu diberikan agar Widya memenangkan gugatan perkara perdata dalam kasus wanprestasi.

“Pemberian uang itu berawal dari pertemuan Panitera Pengganti pada PN Tangerang Tuti Atika dengan seorang pengacara, Agus Wiratno,” ujar Basaria di gedung KPK, Selasa (13/3).

Pertemuan keduanya terkait dengan putusan atas perkara perdata wanprestasi yang disidangkan di PN Tangerang No. 426/Pdt.g/2017/Pn. Tng.

Sidang pembacaan putusan dijadwalkan pada 27 Februari 2018. Tapi, sidang itu ditunda hingga 8 Maret 2018 dengan alasan panitera pengganti sedang umroh.

Setelah itu, Tuti diduga menyampaikan informasi kepada Agus tentang rencana putusan perkara tersebut. Di mana putusan tersebut menyatakan bahwa hakim menolak gugatan.

Sehari sebelum sidang digelar, Agus atas persetujuan HM. Saipudin, juga seorang pengacara, bertemu dengan Tuti di PN Tangerang.

Pada kesempatan itu, diduga Agus menyerahkan uang sebesar Rp 7,5 juta kepada Tuti yang kemudian diserahkan kepada Widya sebagai ucapan terima kasih.

“Namun, uang tersebut dinilai kurang dan akhirnya disepakati nilainya menjadi Rp 30 juta di mana kekurangan Rp 22,5 juta akan diberikan kemudian,” jelas Basaria.

Hingga 8 Maret 2018, Agus belum juga menyerahkan sisa kekurangan uang tersebut. Sidang pembacaan putusan pun kembali ditunda dengan alasan anggota majelis hakim sedang bertugas ke luar kantor. Sidang kembali dijadwalkan ulang ke 13 Maret 2018.

“Tanggal 12 Maret 2018, AGS membawa uang Rp 22,5 juta yang dimasukkan dalam amplop putih dari kantornya di daerah Kebon Jeruk ke PN Tangerang,” jelasnya.

Agus tiba di PN Tangerang sekitar pukul 16.15 WIB. Sesampainya di lokasi, Agus langsung menyerahkan uang di dalam amplop itu kepada Tuti. Setelah penerahan uang inilah, tim KPK kemudian mengamankan Agus di tempat parkir PN Tangerang.

Kemudian, tim KPK bersama Agus kembali ke ruangan Tuti dan mengamankannya bersama dengan uang Rp 22,5 juta itu. Lalu, Agus dan Tuti bersama tiga orang pegawai PN tangerang dibawa ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan awal.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -