Bisa Berbahaya, Hindari 6 Jenis Bekal ini Saat Mudik Lebaran!

Tandaseru – Tanpa disadari bekal praktis kadang mampu membahayakan. Apa saja bekal mudik yang harus dihindari agar tak membahayakan kesehatan dalam perjalanan?

Menghadapi perjalan mudik tidak bisa sembarangan, selain perlu dilakukan persiapan pada kendaraan dan pakaian, bekal makanan pun perlu diperhatikan.

Ternyata tidak semua makanan akan baik dikonsumsi saat melakukan perjalanan mudik. Karena, makanan tersebut tidak menambah tenaga, tapi justru membuat badan semakin lemas bahkan bisa mengganggu konsentrasi.

Soda jadi bekal mudik yang harus dihindari!

Perlu diingat, tak semua jenis makanan atau minuman baik untuk dijadikan bekal selama perjalanan mudik. Salah satunya soda yang kerap dijadikan pilihan sebagai bekal perjalanan jauh.

Padahal, di balik kesegaran soda, minuman tersebut memiliki kandungan gula yang tinggi. Memang gula bisa menambah energi dengan cepat.

Namun, ketika efeknya hilang, gula darah akan merosot drastis. Pada Jurnal PubMed tahun 2016, efek lonjakan gula darah secara drastis, akan mengakibatkan badan mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.

cabai terpedas di duniaMudik jangan makan pedas!

Sebagian besar orang Indonesia tentu menyukai makanan pedas. Namun, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan pedas ketika mudik.

Menyantap makanan pedas akan menimbulkan rasa mulas dan perih pada perut. Kandungan capcaisin dalam cabai juga mengikat reseptor rasa sakit dan menimbulkan sensasi panas di perut.

Parahnya, jika dikonsumsi secara berlebihan, rasa sakit bisa berujung pada bengkak sampai peradangan.

Minuman berenergi

Mungkin minuman berenergi jadi salah satu bekal mudik yang kerap diandalkan jadi asupan penambah energi. Padahal, minuman berenergi memiliki kandungan kafein serta gula yang tinggi.

Dalam sekaleng minuman berenergi, terdapat kandungan gula yang bisa mencapai 50 gram atau setara 10 sendok teh. Ketika efeknya hilang, kadar gula darah yang semula tinggi akan merosot tajam dan membuat badan terasa lebih lelah.

Camilan tinggi garam

Tidak hanya makanan pedas, saat mudik sebaiknya hindari juga makanan yang mengandung banyak garam. Penelitian berjudul Journal of Neuroscience pada 2011, asupan sodium yang berlebih mampu membuat tubuh mengalami hypernatremia, ditandai dengan dehidrasi.

Sel-sel darah akan menyerap asupan sodium dan menyebabkan cairan jadi asin. Ketika cairan asin, sel darah mengirim sinyal ke otak agar Anda minum banyak air untuk menyeimbangkan sodium atau garam di tubuh.

Makanan berminyak saat mudik

Bekal mudik yang harus dihindari lainnya adalah gorengan. Santapan yang serba goreng atau mengandung banyak minyak dan rendah serat sebaiknya dihindari terlebih dahulu.

Karena, kombinasi tersebut jadi faktor penyebab melambatnya proses pencernaan. Pada jurnal yang diterbitkan PubMed pada 2015, saat proses pencernaan berjalan lambat, maka bisa menghambat masuknya energi yang dibutuhkan tubuh.

Gorengan yang tinggi akan lemak jenuh juga mampu membuat perut jadi terasa penuh dan begah, itu akan menimbulkan ketidaknyamanan saat perjalanan.

mitos makanan

Makanan cepat saji

Bekal terakhir yang perlu dihindari adalah segala macam makanan cepat saji, seperti burger, hotdog, atau ayam goreng tepung.

Sekalipun praktis di bawa, makanan cepat saji itu kurang baik disajikan menjadi santapan saat istirahat mudik. Karena, hidangan tersebut rata-rata memiliki kandungan lemak jenuh dan garam yang cukup tinggi.

Dengan kombinasi kandungan tersebut akan menyebabkan rasa haus muncul lebih cepat, terutama saat Anda tetap berpuasa ketika mudik. Minyak dari hidangan cepat saji pun mampu membuat perut kembung dan tidak nyaman.

Nah, masih mau bawa bekal mudik yang harus dihindari di atas? Alangkah baiknya jika Anda membawa bekal mudik yang praktis namun tetap sehat dan enak!

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait