Belajar dari Kesuksesan The Rolling Stones

Mick Jagger (vocal, harmonika), Charlie Watts (drum), Keith Richards (gitar), and Ronnie Wood (gitar) adalah anggota dari salah satu rock band paling terkenal di muka bumi yaitu The Rolling Stones.

Band ini terbentuk di London pada tahun 1962, dan di salah satu konser pantai Copacabana pada tahun 2006, sebanyak 1,5 juta penggemar datang menyaksikan pertunjukan yang menjadikannya sebagai konser musik rock terbesar di dunia.

The Rolling Stones juga tercatat sebagai band dengan penghasilan paling tinggi sepanjang sejarah musik rock. Mereka mendapatkan penghasilan dari penjualan tiket konser saja sekitar 750 juta sampai 1 miliar dolar AS. Ditambah hasil penjualan album lebih dari 200 juta album di seluruh dunia.

Namun ada hal yang menarik tentang anggota The Rolling Stones. Walau sudah menjadi superstar musik dunia, saling kenal, bekerja, bermain musik bersama-sama lebih dari 50 tahun lamanya. Mereka semua masih mengakui pentingnya untuk selalu dan terus berlatih bersama-sama.

Mereka sangat memahami agar band The Rolling Stones selalu berada di depan dan tidak ditinggalkan para penggemar mereka harus punya disiplin berlatih secara bersama-sama.

Keberhasilan rock band The Rolling Stones berasal dari setiap anggota yang memiliki peran berbeda namun saling melengkapi.

Semua orang perlu berlatih hingga berulang kali agar menjadi sebuah kebiasaan. Bagi Mick Jagger dkk sebelum menjalani tur, mereka biasanya menyisihkan waktu minimal dua bulan untuk berlatih bersama-sama.

Mereka begitu menghargai latihan bersama ini untuk bisa menemukan kembali ritme kolektif mereka sebagai sebuah grup. Dengan berlatih spartan seperti ini, memungkinkan setiap anggota band untuk melakukan komunikasi di antara mereka hampir secara telepatik.

Keith Richards pernah menyampaikan di sebuah majalah musik bahwa dia bisa tahu persis apa yang sedang terjadi hanya dengan melihat tangan kiri Charlie Watts menggebuk drum.

Jika temponya melambat, maka satu pandangan dari Keith Richards ke arah Bill Wayman setelah itu secara otomatis mereka berdua akan meningkatkan tempo kecepatan. Sebuah komunikasi dan kerja sama tim yang luar biasa!!!

Keberhasilan rock band The Rolling Stones berasal dari setiap anggota yang memiliki peran berbeda namun saling melengkapi.

Keith Richards adalah pemimpin spiritual mereka, Charlie Watts tulang punggung band, Ronnie Wood sebagai mediator, dan tentu saja Mick Jagger sebagai pengendali utama alias pimpinan mereka dalam banyak hal.

Masing-masing anggota band memiliki bakat alamiahnya sendiri, tetapi chemistry yang saat masing-masing dari mereka bekerja bersama adalah luar biasa. Menjadi bagian dari The Rolling Stones selalu menjadi cara terbaik bagi Mick Jagger dkk untuk mencapai tujuan pribadi masing-masing.

Resep rahasia

Tim yang terbaik adalah mereka yang mampu menggabungkan aspirasi individu dengan cara memahami pentingnya dan kekuatan tim. Ini adalah salah satu resep rahasia untuk menjadi tim yang luar biasa.

Ternyata resep ini tidak hanya untuk di dunia musik tetapi juga di dunia kerja – karena tidak ada satupun pengganti untuk sebuah komitmen bersama untuk membangun tim yang lebih baik.

Di banyak perusahaan tempat saya bekerja, sangat sedikit saya temukan adanya komitmen bersama sebagaimana diperlihatkan para anggota The Rolling Stones ini.

Yang sering saya lihat adalah perilaku anggota tim yang lucu seperti KUD (baca: Ketua Untung Duluan), ILMU KODOK (baca: Injak Bawah, Sikut Kiri-Kanan dan Menjilat Atas), KISS (baca: Ketua Itu Sukanya Suruh), MATEMATIKA (baca: Makin Tekun Makin Tidak Karuan) atau yang klasik BPJS (baca: Biar Promosi Jelekin Sahabat).

Seperti menghibur diri saya kemudian bersenandung sebuah lagu wajib yang selalu dimainkan sebagai pembuka konser The Rolling Stones di seluruh dunia yang berjudul Start Me Up.

If you start me up… If you start me up I’ll never stop… You can start me up… You can start me up I’ll never stop.

Penulis Buku Membangun SDM Indonesia Emas dan Tenang Aja

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait