Bendahara PSSI Penuhi Panggilan Penyidik Satgas Antimafia Bola

Tandaseru – Bendahara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Berlington Siahaan memenuhi panggilan penyidik Satgas Antimafia Bola untuk diperiksa terkait dengan dugaan skandal pengaturan skor pada Senin (14/1).

“Iya, sedang menjalani pemeriksaan,” kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono saat dihubungi wartawan, Senin (14/1).

Berlington yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru ini hadir ke Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.30 WIB dengan didampingi oleh penasehat hukumnya. “Dia datang bersama pengacaranya dari Biro Hukum PSSI,” ujar Argo.

Berlington diagendakan diperiksa terkait kasus dugaan pengaturan skor yang dilaporkan oleh mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indriyani pada Selasa (8/1) lalu. Namun, dirinya meminta untuk dijadwalkan ulang karena sedang ada kesibukan lain.

“Kepada Polda Metro Jaya untuk meminta reschedule karena yang bersangkutan berada di Australia, minta di reshecedule minggu depan, tanggal 14 (Januari),” kata Argo.

Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan lima tersangka, yakni anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Riyanto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johat Ling Eng, mantan wasit futsal Anik Yuni Artika dan ayahnya yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto serta wasit pertandingan antara Persibara Banjarnegara melawan PSS Pasuruan bernama Nurul Safarid.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait