Beras Jatah Warga Miskin Diduga Diperjualbelikan, Kadinsos Blitar Berang

Tandaseru –Kepala Dinas Sosial Kota Blitar melakukan sidak ke berbagai tempat menyusul adanya informasi penjualan beras Rastrada atau beras sejahtera daerah yang dilakukan oknum di Kota Blitar Jatim.

Namun, dari pengecekan di lapangan tim masih belum bisa menemukan oknum yang diduga melakukan penyelewengan penjualan Rastrada tersebut.

“Nanti jika ketemu dan ketahuan akan kami lakukan tindakan tegas yaitu mengeluarkan yang bersangkatan dari daftar penerima Rastrada,” Kata Priyo Istanto, Kepala Dinas Sosial Kota Blitar Jatim (26/6)

Beras sejahtera daerah, merupakan bantuan tak wajib dari Pemerintah Kota Blitar kepada masyarakat yang kurang mampu. Dari data yang ada di Dinsos Blitar untuk masyarakat penerima Rastrada berjumlah sekitar 11, 434 KK.

“Pada hal sebelumnya kami sudah mengingatkan agar beras tersebut tidak diperjual belikan dan bila sudah diperjualbelikan itu tandanya mereka sudah mampu dan tidak membutuhkan beras ini lagi,” ucap Priyo.

Beras tersebut dibagi kepada masyarakat kurang mampu masing-masing mendapatkan 10 kg dan pembagianya akan diberikan setiap empat bulan sekali dan dalam satu tahun tiga kali pembagian.

“Kami mengimbau bagi masyarakat yang sudah mampu segera melapor kekelurahan atau Desa sehingga datanya akan kami coret dan digantikan sama warga yang memang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.(alex)

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id