Berkat Bantuan Arwah, 4 Pembunuhan Tragis Terpecahkan

JAKARTA (!) – Fenomena mistis memang selalu menarik untuk disimak. Apalagi kalau fenomena itu berhubungan dengan kasus pembunuhan?. Seperti beberapa kasus pembunuhan tragis terpecahkan berkat bantuan para arwah yang gentayangan.

Ternyata banyak kejadian misterius yang belum bisa terpecahkan oleh aparat kepolisian hingga kejadian aneh tapi nyata ini dapat membantu mereka memecahkan kasus pembunuhan.

Seperti kisah-kisah menyeramkan ini, polisi akhirnya dapat menuntaskan pekerjaan mereka dengan petunjuk arwah. Berikut ini 5 kasus pembunuhan tragis terpecahkan berkat bantuan arwah para korban!

Zona Heaster Shue

Di musim dingin pada 1897, seorang wanita bernama Zona Heaster Shue asal Greenbrier Country, West Virginia dilaporkan meninggal dunia karena kecelakaan. Sesuai hasil otopsi Zona.

Selama empat hari itu hantu Zona selalu menemui ibunya dan menjelaskan kematiannya bukan karena kecelakaan.

Hantu itu mengungkapkan, pelaku pembunuhan adalah ayahnya sendiri yang bernama Edward Stribbling Trout Shue.

Mengetahui petunjuk Zona, dokter pun lakukan otopsi ulang dan melihat ada bekas luka di bagian leher. Ternyata Zona tewas dengan kondisi patah leher.

Akhirnya, Edward dinyatakan bersalah atas pembunuhan Zona dan dihukum seumur hidup. Namun, baru tiga tahun menjalani hukuman, Edward meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Teresita Basa

Pada 21 Februari 1977 terjadi kebakaran di sebuah apartemen. Ditemukan jasad wanita (47) dalam kondisi hangus terbakar. Setelah diidentifikasi jasad tersebut bernama Teresita Basa.

Penemuan sebilah pisau yang masih tertancap di dada Teresita membuat banyak orang terkejut. Polisi pun sulit mengungkap kasus pembunuhan ini karena keterbatasan bukti.

Hantu Teresita pun menampakkan diri ke hadapan sahabatnya, Dr. Joseph Chua dan Istrinya Remy. Dia menjelaskan bahwa ia dibunuh oleh seorang pria bernama Allan Showery yang juga mencuri beberapa perhiasannya.

Setelah diselidiki, polisi benar-benar menemukan perhiasan curian tersebut di kediaman Allan.

Maria Marten

William Corder membunuh sang kekasih Maria Marten pada 1828. Untuk menutupi pembunuhan itu, Corde menulis surat kepada keluarga Maria tentang kondisinya yang sudah menikah dengan seorang pria.

Awalnya pihak keluarga tak curiga. Namun ibu tirinya, Ann mengalami mimpi buruk. Ia merasa seperti diberi petunjuk.

Ann pun langsung pergi ke sebuah gudang merah sesuai dengan mimpi yang dialami. Benar saja, ternyata ada jasad Maria diantara lumbung padi yang menumpuk di gudang tersebut.

Hukuman gantung akhirnya dijatuhkan kepada Corder karena terbukti bersalah dari bekas tangannya pada tubuh Maria.

Catherine Ballesteros

Jasad Catherine ditemukan dalam kondisi berdarah karena ditikam. Saat diselidiki, ditemukan bercak darah dan sidik jari di gagang pintu, namun polisi tidak menemukan petunjuk apa pun.

Hantu Catherine pun datang dan memberi petunjuk di antara orang-orang yang melayat ke rumahnya.

Sang ibu mendengar bisikan Catherine dengan mengatakan “Baba…Baba…”. Ternyata, ada salah satu pelayat yang bernama Ryan Baba Viscarra.

Ibu Catherine mencurigai pria itu dan memberi tahu polisi tentang firasatnya. Ryan Baba terbukti bersalah saat diselidiki terkait sidik jari dan darahnya. Baba pun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -