BNN: Sindikat Narkoba Malaysia-Aceh Bukan Modus Baru

JAKARTA (!) – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis sabu yang merupakan sindikat Malaysia-Aceh dengan menyita 40.230 gram sabu dan menangkap 4 orang tersangka.

Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Inspektur Jenderal Arman Depari menyatakan sindikat internasional ini menjalankan aksinya bukan dengan modus baru yakni menyelundupkan narkotika melalui jalur laut.

“Modus seperti ini bukan hal yang baru tapi kita juga pernah menemukan modus yang sama walaupun dengan sindikat yang berbeda,” kata Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (26/01).

Selain itu, Arman menjelaskan keempat orang pelaku ini bukan dari sindikat baru. BNN sudah 4 kali menyita barang bukti hasil selundupan, jika ditotal sudah mencapai 250 kilogram dan sedang melakukan pengejaran terhadap salah seorang DPO yakni Mr. X yang menjadi pengendali sindikat internasional ini.

“Jadi ini bukan sindikat baru, tapi sekarang sudah melakukan pengejaran pelaku lainnya,” ujar Arman.

Sementara itu, Mantan Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau ini mengungkapkan sindikat internasional ini menggunakan kapal dengan menentukan titik koordinat untuk melakukan transaksi melaui kapal ke kapal.

“Narkoba ini diselundupkan dari Penang, Malaysia menggunakan speed boad yang diantar oleh jaringan sindikat di Malaysia. Kemudian di titik tertentu di selat Malaka dijemput oleh jaringan sindikat Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Arman menyebutkan tingkat kerawanan penyelundupan narkotika ke Indonesia melalui jalur laut, yakni daerah pantai Timur Sumatera dari Aceh hingga Lampung, dan Kepri, serta pantai Utara dan Selatan Kalimantan.

Seperti diketahui, Badan Narkotika Nasional melakukan pemusnahan narkotika jenis sabu seberat 40,1 kg. Barang bukti ini didapat dari pengungkapan kasus penyelundupan sabu oleh jaringan Malaysia-Aceh pada Rabu (10/01) lalu di Aceh Timur dengan menangkap 4 orang tersangka yakni HR, A, J, dan S.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -