BNPB: Sebanyak 34 rumah Rusak Akibat Gempa di Sulteng

Tandaseru – BPBD Sulawesi Tengah menyebutkan sebanyak 34 rumah rusak ringan hingga berat, sedangkan fasilitas umum mencakup sekolah 1 unit dan tempat ibadah 2 unit akibat gempa yang melanda provinsi tersebut pada Jumat (12/4) lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa bumi dengan M 6,8 tersebut berdampak pada empat kabupaten, yaitu Morowali, Morowali Utara, Banggai Laut dan Luwu Timur.

Kerusakan rumah terbanyak terjadi di Kabupaten Morowali dengan rincian rumah rusak ringan 19 unit, rusak sedang 3, dan rusak berat 5. Morowali Utara teridentifikai rumah rusak ringan 3 unit dan rusak berat 1, sedangkan Banggai Laut rumah rusak ringan 2 unit dan Luwu Timur 1. 

Sutopo menjelaskan 1 unit sekolah menengah pertama rusak berat dan 1 tempat ibadah rusak ringan di Kabupaten Morowali, sedangkan 1 unit tempat ibadah rusak berat di Morowali Utara.

“Data tersebut diterima oleh Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (14/4),” ungkapnya pada penjelasan tertulisnya.

BPBD Kabupaten Kepulauan Banggai mengidentifikasi sebanyak 1.986 jiwa di 6 desa di Kecamatan Buko Selatan dan 400 jiwa lainnya mengungsi di Komplek Masjid An-Nur Trikora, Desa Salakan, Kecamatan Tinangkung. Sedangkan di kabupaten lain, warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Di Kabupaten Morowali, 2 orang mengalami luka saat melakukan evakuasi. 

Gempa bumi dengan magnitudo 6,8 ini mengguncang wilayah Kabupaten Morowali, Morowali Utara, dan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut memiliki episenter pada koordinat 1,89 LS dan 122,57 BT, tepatnya di Teluk Tolo, pada jarak 82 kilometer arah barat daya Kepulauan Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 17 kilometer.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait