Boneka Mistis Khas Indonesia ini Nggak Kalah Seram Dari Annabelle!

Tandaseru – Kata siapa hanya Annabelle boneka yang menyeramkan? Nyatanya ada loh boneka mistis khas Indonesia yang mungkin jarang sekali bisa ditemui saat ini. Boneka seperti apa ya itu?

Mungkin masyarakat Indonesia lebih mengenal Annabelle sebagai boneka yang identik dengan hal-hal mistis nan menyeramkan, tapi tahu nggak sih? Indonesia ternyata punya boneka mistis sendiri yang nggak kalah menakutkan!

Boneka mistis khas Indonesia itu dijuluki Nini Thowong

Mungkin orang yang tinggal di daerah Jawa akan akrab dengan sosok boneka Nini Thowong ini. Sebab, Nini Thowong merupakan salah satu hiburan tradisional masyarakat Jawa yang sarat akan unsur seni, tradisi serta mistis.

Kenapa Nini Thowong jadi menyeramkan? Karena ternyata boneka tersebut adalah boneka wanita yang menurut cerita merupakan saudari dari Jailangkung!

Boneka Nini Thowong

Kenapa diberi nama Nini Thowong?

Thowong artinya bermuka putih, sedangkan Nini adalah sebutan untuk jenis kelaminnya yang memang perempuan. Konon, dahulu terdapat gadis jahat yang disihir oleh tetangganya dan jadilah Nini Thowong ini.

Nah, yang unik boneka tersebut bisa dijadikan alat “bermain” yang berasal dari Gurdo, Panjangrejo, Pundong, Bantul dan terbuat dari tempurung kelapa, rangka bambu serta kenakan pakaian layaknya manusia.

Permainan yang melibatkan Nini Thowong ini ada dua fungsi, yaitu sebagai fungsi sosial sebab mampu mengumpulkan anak-anak di sebuah desa untuk bermain bersama.

Sedangkan, fungsi kedua sebagai fungsi religius magis yaitu ada sebuah kepercayaan Nini Thowong yang telah kemasukan roh halus dapat menunjukkan obat untuk mereka yang sedang sakit, jika diikuti sarannya maka sakit tersebut bisa sembuh.

Detail dari bentuk Nini Thowong sendiri yaitu tersusun dari siwur atau gayung dari batok, injet atau enjet (kapur sirih) dan angus atau arang untuk menggambar wajahnya.

Seluruh bahan tadi dibentuk menyerupai manusia, dengan dipakaikan kebaya, sarung serta dihiasi dengan daun-daun dari kuburan.

Nantinya, boneka itu dibawa ke pohon angker besar serta diberi sesajen untuk memanggil dan juga memasukan arwah ke boneka itu.

Boneka Nini Thowong Modifikasi

Dahulu, Nini Thowong dimainkan ketika mongso ketigo atau musim kemarau saat bulan purnama. Namun, kini boneka tersebut mengalami modifikasi dengan gabungan topeng dan siwur (gayung).

Dimainkannya pun hanya pada acara tertentu atau malam minggu. Nini Thowong hanya dimainkan oleh perempuan, sementara yang membawanya dari “kediamannya” adalah laki-laki.

Tidak ada tujuan ritual tertentu saat memainkan boneka tersebut, bahkan tak ada sesajen hanya mengalungkan bunga telon saja.

Permainan tersebut biasa diiringi oleh gejug lesung serta gamelan mega mendung. Jika dahulu diiringi tembang, namun saat ini diiringi lagu Perahu Layar.

Jika dahulu memainkan boneka itu untuk tujuan kepercayaan pada roh halus, kini hanya sekedar sebuah pementasan untuk menghibur atau ajang melestarikan budaya tanpa unsur magis.

Tertarik untuk menemui dan memainkan boneka mistis khas Indonesia tersebut?

Kumpulan Berita Terkait