Catat, Ini Wilayah Hari Tanpa Hujan saat Musim Kemarau 2019

Tandaseru – Berdasarkan analisis dari Pusat Analisis Situasi Siaga Bencana (Pastigana) BNPB, prakiraan awal musim kemarau pada 2019 umumnya akan terjadi pada Mei, Juni dan Juli dengan persentasi sekitar 83%.

Puncak musim kemarau tahun ini diprakirakan terjadi pada Agustus 2019, dengan presentasi 53%. Berdasarkan perkembangan per 10 Juni 2019, Pastigana mencatat pantauan hari tanpa hujan dengan kategori sangat panjang (30 – 60 hari) pada beberapa provinsi.

Pronvinsi yang terkena hari tanpa hujan, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Sedangkan kategori ekstrim (lebih dari 60 hari), Pastigana mencatat wilayah yaitu, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur.

“Wilayah yang teridentifikasi berpotensi mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari antara lain Kemulan (Jawa Timur), Sambirenteng (Bali), Wairang, Fatukety, Sulamu, dan Oepoi (Nusa Tenggara Timur),” ungkap Kepala Bidang Humas BNPB Rita Rosita, dalam penjelasan tertulisnya Senin (24/6).

Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem ini, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi kekeringan dengan penyiapan sumber daya, seperti penyiapan sumber daya, pemantauan ketersediaan air bersih, serta pemenuhan standar minimum air untuk kebutuhan warga dan hewan ternak.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait