Cegah Macet Arus Balik, Begini Persiapan Jasa Marga

Tandaseru – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan strategi menghadapi arus balik yang diprediksi dimulai pada H+2 Lebaran atau 17 Juni sampai dengan 21 Juni di Tol Jakarta-Cikampek.

“Arus mudik Lebaran telah selesai. Hasil evaluasi untuk arus mudik tahun ini terbilang lancar, berkat sinergi lintas sektoral baik Kementerian, Kepolisian maupun Badan Usaha Jalan Tol (BUJT),” kata General Manager Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman dalam siaran pers di Bekasi, Kamis (14/6/2018) malam.

Selanjutnya, kata Raddy, pihaknya menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik Lebaran, di antaranya pengaturan distribusi lalu lintas di sepanjang lintasan tol.

Dia berharap penambahan masa cuti bersama dan program diskon tarif tol akan  membantu distribusi lalin, karena pengguna jalan tol memiliki pilihan waktu untuk arus balik.

Raddy mengungkapkan Jasa Marga akan melakukan optimalisasi kapasitas lajur, gerbang, dan tempat peristirahatan berikut parking bay atau kantong parkir.

Kapasitas untuk rest area ditingkatkan, antara lain dengan memasang alat Rest Area Monitoring System (RAMS) dan penambahan parking bay di Tol Jakarta-Cikampek.

Adapun kapasitas lajur ditingkatkan, salah satunya melalui pemberlakuan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek berdasarkan diskresi kepolisian.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek memiliki dua wilayah pemberlakuan contraflow, yaitu di wilayah timur mulai dari GT Cikarang Utama KM 30 hingga KM 65. Adapun wilayah barat mulai dari GT Cikarang Utama KM 30 hingga KM 21.

Pantau contraflow

Sementara itu, optimalisasi di gerbang tol untuk transaksi telah disiapkan 15 mobile reader yang berguna untuk jemput bola antrean transaksi di gerbang tol.

Untuk mempercepat penanganan gangguan di lajur tol, lanjut Raddy, pihaknya menyiapkan petugas siaga di lapangan dan armada pendukung operasional. Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek telah menyiagakan dua motor patroli untuk memantau contraflow.

Berdasarkan hasil evaluasi, jelas Raddy, kepadatan arus mudik yang sempat terjadi pada Selasa (12/6/2018) di luar dari prediksi puncak arus mudik.

Menurut dia, hal itu disebabkan gangguan di beberapa titik lajur contraflow sehingga memerlukan waktu penanganan cukup lama.

Agar gangguan tersebut tidak terulang saat arus balik, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kelaikan kendaraan sebelum memasuki jalan tol.

Untuk arus balik, Jasa Marga telah mengantisipasi beberapa titik rawan kepadatan, terutama di Rest Area KM 62 dan KM 42. “Kami berkoordinasi dengan kepolisian terkait pemberlakuan contraflow agar mengantisipasi kepadatan jelang pintu masuk rest area,” kata Raddy.

Pemudik juga dapat memanfaatkan jalur arteri di Pantai Utara (Pantura), Jalur Tengah dan Pantai Selatan (Pansela) yang kondisnya sangat layak.

Rest area terbatas

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol H. M. Tito Karnavian mengatakan kepadatan saat arus mudik hanya terjadi di Tol Cikampek, Gerbang Tol Cikarang Utama dan Cipali. Namun kondisinya tidak separah masa mudik tahun-tahun sebelumnya.

Menurut dia, masalah utama kepadatan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) adalah penumpukan kendaraan di rest area yang jumlahnya sangat minim.

“Di Cipali problem utama adalah rest area yang kurang. Pemudik dari Sumatera, setelah terkena macet di Jakarta, ingin buang air atau beli makanan dan minuman di Cipali, otomatis memenuhi rest area,” ujar Kapolri di Polda Metro Jaya, Jakarta, seusai meninjau arus mudik melalui udara.

Jenderal Tito mengatakan rest area di Tol Cipali yang terbatas menyebabkan kendaraan tidak tertampung dan menimbulkan pelambatan arus kendaraan di jalan tol.

Oleh karena itu, lanjut Kapolri, Kepala Korlantas sempat mengambil diskresi dengan memberlakukan contraflow mulai Tol Cikarang Utama sampai pintu Tol Kertasari di Tegal sepanjang 12 km.

“Setelah Kertasari terjadi pelambatan sedikit karena ada jembatan baru. Tapi setelah masuk Jawa Tengah, Salatiga, Boyolali, Solo, semua lancar,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -