Cerita Kapolri tentang Peran Jusuf Kalla Mendamaikan Konflik di Indonesia

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian bercerita tentang peran Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam perannya mendamaikan konflik di Indonesia. Cerita itu disampaikan di hadapan Calon Perwira Remaja (Capaja) di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (15/7).

Kapolri menyampaikan hal tersebut saat Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir memberikan pembekalan kepada Capaja Polri dan TNI yang hadir.

Foto Istimewa

Kapolri menceritakan tentang kehebatan Wapres Jusuf Kalla yang mempunyai latar belakang pengusaha dan politikus tapi sangat berperan mendamaikan konflik, seperti di Poso dan Ambon.

Dia mengungkapkan Jusuf Kalla merupakan salah satu tokoh yang mendamaikan konflik di berbagai daerah, mulai perdamaian di Aceh hingga Ambon.

Foto: Istimewa

“Mungkin beliau hanya satu yang bukan yaitu jenderal polisi maupun jenderal TNI. Tapi saya mengalami beberapa hal pribadi yang saya melihat bahwa beliau memiliki keberanian dan ketegasan yang tidak kalah dengan jenderal TNI maupun jenderal polisi,” kata Tito.

Kapolri mengungkapkan setelah bertahun-tahun adanya upaya kekerasan di Aceh dilakukan tapi akhirnya bisa selesai dengan cara-cara damai. “Satu tokoh yang berada di balik perdamaian itu adalah Bapak Jusuf Kalla,” tutur Tito.

Dia menceritakan risiko yang diterima JK karena terlibat sebagai tokoh yang mendamaikan konflik, yakni dua gedung JK sempat terkena bom karena ada kelompok yang tidak suka dengan perdamaian.

Tito juga memuji JK karena berani menjadi tameng untuk mendukung tugas Polri meringkus pelaku penyebab konflik. Karena itu,dia meminta para Capaja meniru keberanian JK tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait