Model Seksi Inggris yang Diculik untuk Dijual Telah Bebas

MILAN (!) – Chloe Ayling (20) model asal Inggris yang diculik selama enam hari di Milan, Italia, untuk dilelang menjadi seorang pekerja seks komersial, telah kembali ke Inggris.

Ia akan dijual melalui internet dengan harga 230 ribu poundsterling (Rp4 miliar) dan mengancam agen Ayling agar membayar uang tebusan sebesar US$50 ribu (Rp665 juta) oleh kelompok mafia Italia, Black Death.

Mereka hanya memberi jangka waktu satu bulan. Namun, aparat Kepolisian Nasional Italia bergerak cepat dan berhasil menangkap seorang warga Polandia yang bermukim di Inggris, Lukasz Pawel Herba (30), sebagai otak aksi penculikan.

Saat ini, pihak berwenang dari Italia, Polandia dan Inggris, sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Berawal dari undangan pemotretan yang dilakukan di Italia, pada 11 Juli lalu, Ayling datang ke Milan.

Penculikan Model.
Lukasz Pawel Herba.

Tiba-tiba, ia diserang oleh dua pria yang lalu membius lalu menculiknya menggunakan sebuah mobil untuk dibawa ke sebuah desa terpencil di Borgial, barat laut Turin, Italia.

Ayling bercerita bahwa sepanjang ‘pengalaman mengerikan’ itu dirinya mencemaskan keselamatan jiwanya.

Kepolisian Nasional Italia mengatakan bahwa Ayling dibius dengan zat ketamin sebelum dimasukkan dalam kopor.

Ia diborgol ke sebuah lemari kayu di kamar tidur selama enam hari, sampai dirinya ditemukan aparat keamanan, kemudian dibawa ke Konsulat Jenderal Inggris di Milan.

Sebelumnya, Komisaris Kepolisian West Midlands Inggris, David Jamieson, mengatakan, pihaknya telah menggrebek sebuah alamat di Oldbury terkait kasus tersebut.

Ia mengungkapkan, Unit Operasi Khusus Antikejahatan dan West Midlands telah memberikan dukungan pihak berwenang Italia untuk penyelidikan tuntas kasus ini. (BBC/Tam)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait