Wah, Ciri Bos Baik ini Pasti Dibanggakan Karyawan, Bos Anda Termasuk?

Tandaseru – Setiap pekerjaan pasti memiliki Bos alias atasan merupakan orang yang memegang kendali tertinggi di perusahaan. Tapi jika karyawannya stress, apa lantas itu salah mereka? Bisa jadi karena seorang Bos tidak memiliki ciri-ciri Bos baik seperti ini! Penasaran kan?

Ternyata terdapat sebuah survei yang menyebutkan ada 77 persen karyawan stress, akibat satu titik tertentu dalam kehidupan pekerjaan, yaitu bos mereka yang punya karakter yang cenderung tidak baik, jahat atau sangat jahat.

Seperti dilansir dari lifehack.org dan dari berbagai sumber, bagaimana mengetahui ciri-ciri dari Bos yang punya pembawaan baik atau tidak dengan simak terus ulasannya di bawah ini!

Ciri-ciri Bos baik adalah Bos yang tak segan mengakui kesalahan

Umumnya, bos yang buruk bisa melakukan segala cara untuk mencari kambing hitam atas kesalahannya, entah dengan menyalahkan anggota atau mungkin pemimpin dalam sebuah tim di perusahaan tersebut.

Oleh sebab itu, bos yang baik adalah orang yang mudah mengakui kesalahannya serta membimbing karyawannya untuk bersama menganalisa kesalahan itu dan menjadikannya pelajaran.

Bos merupakan contoh teladan bagi karyawannya. Jadi jika Anda Bos, usahakan untuk tidak mencari kambing hitam atas kesalahan yang diperbuat agar tidak ditiru oleh karyawannya.

Mencatat sekaligus memerhatikan pencapaian sederhana karyawannya

Memang Bos yang baik harus mencatat segala kesuksesan sekecil apapun dari karyawannya agar, karyawan tersebut merasa termotivasi untuk menciptakan kesuksesan besar nantinya.

Selain itu, Bos pun meyakini jika karyawan harus mendapatkan apresiasi, dalam bentuk apapun, entah itu pujian melalui email, telepon, atau bonus. Dengan begitu, ampuh untuk melambungkan motivasi para karyawannya.

Bukan itu saja, Bos baik layaknya guru, cepat atau lambat dapat terbiasa dengan kemampuan yang dimiliki karyawan masing-masing.

Hal tersebut dapat jadi aset luar biasa dan Bos bisa mencari tahu yang diminati di tempat kerja, ambisi, serta tujuan dari karyawannya.

Bos baik itu tak melakukan hal terlalu detail

Seperti kata Warren Buffet “Pekerjakan dengan baik, sedikitlah mengatur.” yang berarti Bos itu tak perlu banyak mengatur.

Sebab, pengaturan secara detail dari Bos bisa menyebabkan kerusakan motivasi pada karyawannya dan memunculkan perasaan mereka tak bisa bekerja dengan caranya sendiri.

Dengan banyak mengatur, mengisyaratkan Bos tersebut tahu yang terbaik untuk perusahaan tapi tak mempercayai karyawannya.

Menciptakan atmosfer yang baik

Jika karyawan merasa bagian dari tim serta merasa dihargai, itu tandanya Bos tersebut punya ciri bos baik. Atmosfer yang penuh semangat akan memunculkan motivasi-motivasi baru.

Bukan itu saja, atmosfer yang baik tercipta juga karena Bos yang peduli pada masalah pribadi karyawannya, dia bisa lebih fleksibel pada jadwal kerja karyawannya saat menghadapi masalah keluarga.

Sebab, menjadi Bos juga harus memperhatikan kebahagiaan karyawannya, jika mereka selalu nampak terpaksa bekerja bisa dibilang Bos tersebut buruk bagi mereka.

Tidak tinggal diam saat krisis menerpa perusahaan

Krisis bisa kapan saja terjadi, bisa akibat urusan darurat, pembatalan kontrak dari pelanggan, atau mungkin ancaman dari perusahaan lain.

Bos yang buruk biasanya akan diam seribu bahasa serta menolak melibatkan karyawannya, karena dia pikir bisa mengatasinya sendiri.

Padahal bagi Bos baik cara terbaik adalah dengan memancing saran, solusi, serta tetap berusaha bersama sekalipun hal yang berat harus diambil.

Apakah ciri-ciri Bos baik di atas ada dalam diri para Bos Anda? Atau jika Anda seorang bos dan tersentil akibat tak memiliki kriteria di atas, maka itu merupakan tanda untuk berintrospeksi serta membenahkan diri.

Kumpulan Berita Terkait