Dalam 2 Pekan, Polresta Sidoarjo Bongkar 23 Kasus Narkoba

Tandaseru – Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, dalam dua pekan terakhir yakni 1-14 September berhasil mengungkap 23 kasus dengan 29 tersangka serta menyita barang bukti 6,056 kg ganja, 20,92 gr sabu, dan 18.640 butir pil LL.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji menjelaskan, dari kasus narkoba yang berhasil diungkap ini, Satreskoba Polresta Sidoarjo berhasil membongkar jaringan ganja Krian-Sidoarjo dengan tersangka Pris Dyas alias Pendek.

“Dilihat dari kemasannya, ganja ini didapat dari jaringan Lampung yang dikirim melalui udara,” kata Kombes Himawan, Jumat (14/9/2018).

Menurut dia, setiap jaringan berbeda dalam kemasan dan modusnya. Modus jaringan Krian, misalnya, dijalankan dengan sistem ranjau yaitu ganja ditaruh di suatu tempat dan pengambil barang akan dituntun dengan alat komunikasi. Rencananya barang haram itu akan diedarkan di Sidoarjo dan sekitarnya.

“Di Sidoarjo terdapat bandara dan terminal yang sering dijadikan lalu lintas peredaran narkoba jaringan antar kota. Kami akan lebih intensif melakukan pemberantasan narkoba ini dengan bersinergi dengan instansi terkait, ” kata Kombes Himawan.

Dia menegaskan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya pencegahan dengan memberikan penyuluhan di sekolah dan instansi tentang bahaya narkoba. Hal ini sebagai bentuk komitmen dari Polri dalam pemberantasan narkoba.

Ke-29 tersangka tersebut langsung digiring ke dalam sel tahanan Mapolresta Sidoarjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -