Datangi Polda Metro, Farhat Abbas Diklarifikasi Soal Laporannya Terhadap Prabowo cs

Tandaseru – Pengacara Farhat Abbas mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa (23/4) guna dimintai klarifikasi soal laporannya ke Bareskrim Polri terhadap Prabowo cs soal berita hoax Ratna Sarumpaet.

Farhat Abbas mengatakan ada empat orang yang akan diklarifikasi yang merupakan saksi-saksi dari pihaknya. Agenda hari ini merupakan klarifikasi kali kedua.

“Saksi-saksi dari kita, jadi kita klarifikasi mungkin dalam waktu dekat kita mau setelah kita Prabowo dipanggil setelah kita,” ujar Farhat di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Oleh karena itu, ia berharap agar Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto beserta kroninya turut dipanggil. Lebih jauh ia menilai pihak-pihak yang dilaporkannya tersebut harus dihukum sama halnya dengan Ratna.

“Prabowo harus dihukum seperti Ratna Sarumpaet, baru orang mengerti itu kesalahan dari Prabowo. Jadi orang-orang harus menggunakan kebebasan berbicara yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebur dapat memberi efek jera terhadap pelaku yang memunculkan berita bohong atau hoaks. Farhat pun mencontohkan Prabowo yang telah mendelarasikan kemenangannya beberapa waktu lalu.

“Kalau misalnya tanggung jawab termasuk kalau dia mengaku menang padahal dia tidak menang, termasuk dia mengaku Ratna Sarumpaet dianiaya padahal tidak. Kalau dibiasakan dilupalan dia akan mengulangi. Tapi kalau diberi efek jera saya yakin tidak akan terjadi lagi kebohongan itu,” tambah Farhat.

Untuk itu, ia berharap agar seluruh pihak yang terlibat dalam kebohongan Ratna. Diantaranya pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Siapa aja yg terlibat tergabung dengan Ratna diberi hukuman. Iya, termasuk Sandi juga semua kena,” tutupnya.

Untuk diketahui, laporan tersebut disampaikan Farhat Abbas di gedung Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (3/10). Tujuh belas orang tersebut dilaporkan atas kasus dugaan ujaran kebencian dengan nomor laporan LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM.

Namun kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Hanya saja, polisi tak merinci kapan kasus tersebut dilimpahkan.

Adapun nama-nama yang dilaporkan antara lain, Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli, Nanik S. Daeng, Ferdinand Hutahaean, Arief Poyuono, dan Natalius Pigai.

Selain itu juga terdapat nama Fahira Idris, Habiburokhman, Hanum Rais, Said Didu, Eggi Sudjana, Captain Firdaus, dan Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait