Deretan Negara Ini Sangat Membenci LGBT

JAKARTA (!) – LGBT kembali diperbincangkan usai beberapa fraksi DPR menyetujui keberadaan pelaku LGBT, padahal ada beberapa negara yang sangat membenci LGBT, bahkan para pelakunya dapat dihukum mati.

Berikut ini beberapa negara pembenci LGBT yang menghukum pelakunya dengan sangat berat.

Singapura

Salah satu negara yang tak suka dengan keberadaan dan menganggap kaum LGBT ini ilegal adalah Singapura.

Negara yang berada diujung Semenanjung Melayu itu, sangat gencar melawan LGBT. Tapi semenjak 2007, ternyata ada perlakuan berbeda antara lesbian dengan gay.

Karena hubungan antara dua orang wanita dianggap hal yang sah, sedangkan jika dua orang pria yang terlibat hubungan asmara, mereka akan dipenjara selama 2 tahun.

Walaupun hukuman tersebut jarang ditegakkan, bahkan ada tanda-tanda sikap Singapura melunak, tetapi media massa di sana tetap menggambarkan LGBT adalah hal negatif.

India

Pada 2009, Mahkamah Agung New Delhi telah menghapuskan hukum yang telah berumur 153 tahun buatan kolonial Inggris, yang melarang adanya perkawinan sesama jenis.

Ketika itu pula, seluruh pendukung LGBT dapat melihat masa depan cerah, pada era baru di India untuk kaum LGBT.

Tetapi, hal tersebut tak berlangsung lama pada Desember 2013, Mahkamah Agung membatalkan penghapusan tersebut, dan kembali membuat hubungan sesama jenis ilegal.

Jadi, siapapun yang nekat menjalin hubungan sesama jenis atau didapati berciuman antar sesama jenis maka akan dipenjara selama 10 tahun.

Iran

Negara yang satu ini bisa dibilang sebagai nerakanya para pelaku LGBT. Sebab, di lokasi-lokasi terpencil sekalipun, para gay akan dicambuk, disiksa, dimaki bahkan dieksekusi mati.

Bahkan pada 1987, dibuat sebuah hukum yang memperbolehkan untuk seseorang mengganti jenis kelaminnya, yang menjadikan banyak orangtua dari anak-anak gay di sana memaksa mereka agar mau mengikuti pengobatan hormon, kastrasi zat kimia, operasi kelamin, hingga melarikan diri!

Karena terlalu menakutkan hukuman di negara tersebut bagi kaum LGBT, sampai ada yang bilang Iran sebagai negara yang tidak kenal HAM, akibat kebenciannya terhadap LGBT.

Jamaika

Bukan cuma Iran, negara satu ini juga sangat membenci LGBT. Mereka yang dicurigai sebagai LGBT akan mendapat perlakuan kejam.

Orang-orang di sekitarnya, akan menghajar bahkan menyerang mereka pakai golok.

Pada 2010, bahkan ada anak berusia 16 tahun yang dirajam mengguanakan parang sampai mati di rumahnya, akibat memiliki “hubungan yang dipertanyakan” dengan seorang pria.

Bukan cuma itu, ditikam bahkan rumahnya dibakar sering diterima para gay. Karena terlalu benci, mereka bahkan kerap melempri batu makam orang-orang gay.

Pemerintahnya pun menyatakan hubungan sesama jenis dapat dipenjara 10 tahun, itupun jika beruntung. Pasalnya di dalam penjara mereka akan diperas oleh polisi, disiksa serta dihajar. Maka tak sedikit dari mereka yang bersembunyi dan melarikan diri.

Kumpulan Berita Terkait