Didominasi Kekerasan Remaja, Aksi Kejahatan Naik 2 Persen

JAKARTA (!) – Aksi Kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dibanding tahun lalu, presentasenya naik dua persen dengan didominasi kekerasan oleh remaja selama operasi Cipta Kondisi Bulan Ramadhan.

“Meningkat  dua persen karena beberapa faktor, ada kekerasan jalanan yang dominan, mereka ganggu pengguna jalan,” ungkap Kapolda Metero Jaya Irjen Pol M Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/6).

Dalam operasi yang dilakukan dalam wilayah hukum Polda Metro mengamankan sejumlah barang bukti berupa 46 bilah senjata tajam, tiga senjata api, 4 kendaraan roda dua, 50 roda dua, serta sejumlah barang elektronik, miras dan obat-obat terlarang.

“Senjata tajam sudah kita lihat ada 46 bilah, senjata api ada 3 unit, kendaraan roda empat ada empat buah, roda dua ada 50. Hampir semua bodong. Termasuk elektronik, miras, dan narkoba,” ujar Iriawan.

Selain itu karena mendekati lebaran, polisi mengamankan preman yang biasa mengganggu masyarakat yang akan mudik. “Kami bertujuan guna menciptakan kamtibmas dan situasi yang aman,” ucap Iriawan.

Sebanyak 1767 orang yang diamankan polisi, telah dilakukan pembinaan dan telah dipulangkan. Kebanyakan dari mereka merupakan remaja. Kapolda menegaskan jika mengulangi perbuatan lagi, polisi tidak segan menindak. (ahda)

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -