DPR Apresiasi Penangkapan Terduga Teroris di UNRI

Tandaseru – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi penangkapan tiga terduga teroris oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 di Gelanggang Mahasiswa Fisip, Universitas Riau (UNRI), Sabtu (2/6/2018). Bamsoet menilai, penangkapan tersebut menurutnya menjadi salah satu bukti keseriusan negara dalam memberantas segala bentuk terorisme.

“Juga merupakan tamparan keras bagi sistem pendidikan Indonesia,” kata Bamsoet, Minggu (3/6/2018).

Menurutnya, kampus seharusnya menjadi sarang intelektual, bukan justru menjadi sarang teroris yang mengancam keselamatan, keamanan, serta persatuan dan kesatuan. Ia menambahkan, penangkapan tersebut sekaligus memperkuat penelitian Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang menunjukan tingginya paparan radikalisme di kalangan mahasiswa dan sejumlah kampus.

Berdasarkan penelitian salah satu lembaga riset terhadap 1.800 responden di 25 universitas di Indonesia pada Oktober 2017, disebutkan 23,5 persen responden menyetujui gerakan Negara Islam Irak dan Suriah. Selain itu, sebanyak 23,4 persen menyetujui kesiapan untuk berjihad mendirikan khilafah.

Politikus Partai Golkar tersebut meyakini aparat hukum bisa segera memprosesnya para terduga teroris tersebut, terutama dalam menelisik lebih jauh keterkaitan mereka dengan organisasi teroris lainnya.

“Jangan mau disusupi oleh orang-orang tak bertanggungjawab yang hanya ingin memperalat untuk kepentingan sesaat mereka,” tegasnya.

Kumpulan Berita Terkait