DPR Apresiasi Satgas Anti-Politik Uang Bentukan Polri

JAKARTA (!) – DPR melalui Komisi II merespons positif dibentuknya Satgas Anti-Politik Uang yang digagas Kapolri Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian. Ketua Komisi II Zainudin Amali menilai, kehadiran satgas itu bisa membantu kinerja Bawaslu.

“Kita mendukung bersama, kita atur sedemikian rupa aga berjalan sesuai rambunya,” kata Amali di kompleks parlemen, Senayan, Kamis (11/1).

Kendati demikian, DPR tak luput memberi catatan. Komisi II mengingatkan agar aparat penegak hukum tetap netral. Aparat tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik.

Sebelumnya, Polri bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Money Politic jelang Pemilihan Kepala Daerah 2018.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal (Pol) Ari Dono Sukmanto menyebutkan pembentukan satgas ini untuk mencegah praktik politik uang yang dilakukan oleh Cagub dan Cawagub yang akan bertanding di Pilkada 2018.

“Satgas yang kita bentuk sudah kita siapkan, baik personel, perangkat, maupun sistem. Nantinya Satgas akan bekerja sama dengan Badan Siber Nasional, kemudian koordinasi dengan Sentra Gakkumdu, dengan Bawaslu, kita sudah laksanakan,” ujar Ari Dono di Mabes Polri, Kamis (11/1).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -