DPR Yakin Kerja Satgas Kasus Novel Baswedan Tak Main-Main

Tandaseru – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mempercayakan aparat kepolisian dapat mengungkap tabir pelaku penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan. Bamsoet percaya kepada Polri untuk tuntas mengusut kasus Novel tersebut.

Apalagi, kata Bamsoet, saat ini kepolisian telah membentuk satgas khusus yang resmi dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengungkap kasus tersebut.

“Saya yakin, saya percaya, pihak kepolisian tidak main-main untuk mengungkap ini,” kata Bamsoet di Jakarta, Senin (14/1).

Diketahui sebelumnya, Satgas Kasus Novel Baswedan dibentuk berdasarkan SK Kapolri nomor Sgas/ 3/I/HUK.6.6/2019. Satgas diisi oleh 65 anggota, termasuk dari Polri, tim penyidik KPK, dan para peneliti sebagai tim pakar.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pembentukan satgas merupakan rekomendasi dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Ya itu rekomendasi, bukan dari kita, itu rekomendasi dari Komnas HAM,” ujar Jokow, Senin (14/1).

Menurut Jokowi, rekomendasi pembentukan TGPF kasus Novel Baswedan dari Komnas HAM kepada Kepolisian, disampaikan pada 21 Desember 2018, dengan harapan persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan cepat.

“Dibentuk tim investigasi atau tim gabungan agar masalah itu selesai, yang terdiri dari KPK, Polri, dan para pakar,” kata Jokowi.

Sedangkan tugas Presiden dalam kasus tersebut, kata Jokowi, menjadi pengawas serta memonitor jalannya penyelesaian kasus. “Saya itu bagian ngejar-ngejar saja, bagian mengawasi sama ngejar-ngejar, harus selesai, harus selesai, cepet selesai, itu tugas saya,” jelas Jokowi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait