Dua Perwira Tinggi Polri Diusulkan Jadi Plt Gubernur di Dua Provinsi

JAKARTA (!) – Dua perwira tinggi polisi diusulkan Kapolri atas permintaan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk menjadi Plt Gubernur Jawa Barat dan Plt Gubernur Sumatera Utara pada Pemilihan Kepala Daerah 2018.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul dalam pengarahan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin.

“Tadi dalam pengarahannya Bapak Wakapolri menyampaikan ada dua perwira tinggi Polri yang dipercaya untuk memimpin sementara dua wilayah provinsi, yaitu provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara,” kata Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan di STIK/PTIK, Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Kamis (25/01).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyatakan dua perwira tinggi polisi yang akan diusulkan adalah Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan dan Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin.

“Informasi yang saya terima untuk Provinsi Jawa Barat, pelaksana tugasnya akan diisi oleh Asops Kapolri Irjen M Iriawan dan untuk Provinsi Sumatera Utara, direncanakan Irjen Martuani Sormin yang menjabat sebagai Kadiv Propam Polri saat ini,” ujarnya.

Martinus menyatakan dua perwira tinggi Polri ini akan menjadi pelaksana tugas selama 4 sampai 5 bulan. “Dua wilayah ini ikut Pilkada serentak, Polri sendiri diberi kepercayaan dua perwira tinggi untuk menjadi Plt, sekitar 4 sampai 5 bulan,” jelasnya.

Martinus mengungkapkan masih menunggu surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri soal usulan dua jenderal polisi yang ditunjuk menjadi Plt Kepala Daerah di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Sumatera Utara.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan menjabat hingga 13 Juni 2018, apabila terhitung menjabat lima tahun dari 13 Juni 2013. Sementara, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjabat 0 Agustus 2015, sejak menggantikan Gatot Pujo Nugroho, yang ditetapkan sebagai tahanan KPK atas kasus penyuapan Hakim PTUN Medan.

 

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -