Dua tewas, BNPB Data Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Tasikmalaya

Tandaseru – BNPB masih mendata kerugian akibat banjar bandang dan longsor yang menerjang Cipatujah dan Karangnunggal Tasikmalaya Jawa Barat pada Selasa (6/11) siang kemarin. Peristiwa tersebut menyebabkan 2 orang meninggal dunia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan tertulisnya menyebutkan banjir di Tasikmalaya tersebut melanda Kecamatan Cipatujah Desa Ciheras, Ciandum, Kecamatan Karangnunggal Desa Cikupa, Ciawi, Culamega dan Cikuya.

“Jembatan Pasanggrahan putus dan 50 KK terdampak bencana tersebut, sementara kerugian akibat bencana masih dalam pendataan,” ungkapnya dalam rilis tertulisnya yang diterima Rabu (7/11).

Dia menyebutkan banjir bandang dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi sehingga meluapnya aliran sungai Cipatujuah.

Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tasikmalaya berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk penanganan jembatan yang putus serta memberikan bantuan dan melakukan evakuasi korban banjir/warga yang terjebak banjir ke tempat yang lebih aman.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -