Dukung Mobil Lokal, Kemhan Pamer Beli 10 Mobil Esemka

Tandaseru – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memamerkan 10 unit mobil Esemka Bima yang baru saja dibeli untuk kendaraan operasional.

Kemhan menjadi lembaga negara kedua, setelah TNI Angkatan Udara (AU) yang beberapa waktu lalu memborong 35 unit mobil Esemka. Mobil berjenis pikap tersebut kini sudah berlogo Kemhan.

Di lapangan apel Bhineka Tunggal Ika depan gedung Jenderal Soedirman Kemhan, Jakarta Pusat, Selasa (15/10), terlihat ada 10 mobil Esemka yang berjejer rapi, dan berlogo tulisan Kemhan di sisinya.

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengatakan pihaknya menggunakan Esemka karena ingin mendorong industri otomotif dalam negeri. Dengan demikian, Esemka dipilih menjadi kendaraan dinas untuk kegiatan Satuan Kerja Kemhan.

“Pembelian mobil Esemka ini bukti kecintaan dan dukungan Kemhan terhadap produksi anak bangsa. Kami patut bangga,” kata Ryamizard di Jakarta, Selasa (15/10).

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah lewat Kemhan selalu memberikan apresiasi dan mendorong produk mobil lokal Esemka bisa bersaing di tanah air.

Selain tulisan Kemhan, terlihat juga seluruh mobil sudah dipasangi pelat nomor. Pelat tersebut berwarna merah dengan angkanya yang berwarna kuning.

Dok/Foto: antarafoto.com

Mengenal mobil Esemka Bima

Mobil Esemka yang diproduksi Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yang berlokasi di Boyolali, Jawa Tengah, diresmikan awal September lalu disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, dan sejumlah penjabat negara.

Di tahun pertama, Esemka ditargetkan bisa merancang 3.500 unit pikap Bima dengan kapasitas pabrik produksi total sebesar 12 ribu unit per tahun.

Dalam ukurannya, mobil Esemka Bima memiliki dimensi panjang 4.560 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.890 mm. Sementara baknya punya panjang 2.750 mm, lebar 1.600 mm, dan tingginya 460 mm.

Sementara sektor dapur pacunya, dilengkapi mesin 1.243 cc DOHC dengan daya maksimum 96,5 tenaga kuda dan torsi 119 nm.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait