Eks Kadisdik DKI Sebut Proyek Rehabilitasi Sekolah Usulan Sudin

Tandaseru – Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Sopan Andrianto telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait dugaan korupsi rehabilitasi proyek sekolah di DKI Jakarta.

Setelah menjalani pemeriksaan, Sopan mengaku tidak tahu-menahu masalah rehabilitasi proyek sekolah di DKI Jakarta. Menurutnya, pelaksanaan proyek tersebut di bawah kendali Suku Dinas (Sudin) Pendidikan yang ada di Jakarta.

“Saya nggak tahu itu, pelaksanaannya kan di Suku Dinas (Pendidikan). Jadi kalau saya menjelaskan, nanti saya salah,” kata Sopan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

Kemudian, Sopan menjelaskan proyek rehabilitasi sekolah itu diusulkan oleh Sudin Pendidikan. Begitu juga dengan kuasa anggaran terkait proyek tersebut merupakan Sudin Pendidikan, bukan Disdik DKI.

“Iya (usulan Sudin), (kuasa anggaran) dari Sudin juga. (Disdik) sebagai pengguna anggaran, di dalam PA (pengguna anggaran) bawahnya ada (Sudin sebagai) KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen),” imbuhnya.

Kasus ini berawal dari laporan tipe A Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendrawan terkait temuan di lapangan mengenai dugaan korupsi rehabilitasi 119 bangunan sekolah di DKI.

“Ada pelaksanaan rehabilitasi sekolah itu ada nilai harga yang mark-up. Itu indikasinya. Kita akan dalami itu,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jumat (6/7/2018).

Proyek rehabilitasi tersebut menggunakan APBD 2017 dan mengeluarkan biaya sebesar Rp191 miliar. Proyek yang diprediksi rampung akhir 2017 lalu itu diduga sempat terkendala saat proses lelangnya.

Kumpulan Berita Terkait