Emak-Emak Perekam Video Pengancam Jokowi Resmi Ditahan selama 20 Hari ke Depan

Tandaseru – Penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya resmi menahan emak-emak perekam dan penyebar video pengancam Presiden Joko Widodo berinisial IY selama 20 hari ke depan.

“Tersangka IY resmi ditahan polisi hingga 20 hari ke depan,” kata Kasubdit Jatanras, AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi, Kamis (16/5).

Jerry menyebut saat ini IY sudah berada di rumah tahanan Polda Metro Jaya setelah dirinya menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik. Penyidik masih terus mendalami kasus tersebut termasuk mencari tahu motif IY merekam dan menyebarkan video itu.

Sebelumnya, Ina ditangkap di rumahnya di Grand Residence City, Bekasi pada Rabu (15/5) lalu. Ia langsung dibawa ke Polda Metro Jaya dan langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Ina berperan merekam aksi Hermawan saat mengucapkan ancaman kepada Jokowi. Ina juga berperan menyebarkan video rekaman itu ke Whats App grup.

Dalam video tersebut, Ina tampak memegang ponsel dan mengarahkan videonya kepada Hermawan. Ina mengenakan kerudung berwarna biru dan kacamata hitam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono sebelumnya mengatakan jika status Ina saat ini sudah menjadi tersangka. Ina dijadikan tersangka atas kasus makar.

“Pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI yang viral di media sosial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 KUHP, Pasal 110 junto Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto Pasal 45 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE,” kata Argo dalam keterangannya, Rabu (15/5).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait