Fahri Hamzah ke Pimpinan KPK: Hentikan Berpolitik

Tandaseru – Komisi III DPR resmi memilih lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK): Firli Bahuri, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata dan Nurul Ghufron. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK karena memperoleh suara tertinggi.

‎Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengucapkan selamat dan menitipkan pesan untuk disampaikan kepada para pimpinan terpilih. ‎Dia meminta agar para pimpinan KPK jilid V segera menghentikan semua kegiatan politik setelah terpilih.

“Hentikan segala kegiatan politik dan penggalangan intelijen,” tulis Fahri melalui akun Twitter-nya @Fahrihamzah, Jumat (13/9).

Fahri meminta agar Pimpinan KPK Jilid V nantinya bekerja sesuai dengan sistematis yang memperkuat koordinasi, supervisi dan monitoring.

Tak hanya kepada para pimpinan, Fahri juga mengusulkan agar pimpinan KPK jilid IV segera demisioner.

Kemudian, Fahri juga mengingatkan agar para pegawai KPK tidak menggelar aksi demonstrasi. Sejatinya, menurut Fahri, pegawai KPK ‎merupakan abdi yang dibayar untuk bekerja demi Negara, bukan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Saya usulkan pimpinan KPK yang sekarang segera demisioner. Pegawai KPK harus kembali bekerja profesional, hentikan demonstrasi. Renungkan kembali makna bekerja untuk Negara. Kalian bukan LSM. Konsepnya beda. Tapi yang mau kembali ke LSM silakan mengundurkan diri hari ini juga,” kata Fahri.

Fahri Hamzah juga menyebut pihaknya berencana akan mengesahkan lima pimpinan pada rapat Paripurna DPR pada Senin (16/9).

“Mudah-mudahan kalau tak ada halangan hari Senin paripurna DPR akan mengesahkan pimpinan KPK yang terpilih 5 orang,” kata Fahri.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait