Yakin Hanya Mitos, Ikan Oarfish Pertanda Gempa ini Nyata Banget!

Tandaseru – Orang Indonesia sulit terlepas dengan hal-hal berbau mitos, tapi ada loh fakta ikan Oarfish pertanda gempa yang memang jadi mitos bahkan di negara lain!

Biasanya menjelang peristiwa alam yang dahsyat, hewan mulai memperlihatkan tingkah yang tak wajar, seperti cacing yang tiba-tiba keluar dari tanah, atau Ikan Oarfish yang muncul dari dasar laut.

Salah satunya sempat terjadi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, ikan tersebut muncul di sana dan seperti menguatkan mitos selama ini, yang menyebutkan Oarfish sebagai pertanda gempa akan datang.

Fakta ikan Oarfish pertanda gempa terkait ordo dan genusnya!

Dilihat dari bentuk fisik, Oarfish merupakan jenis ikan bersirip kipas yang memiliki panjang mencapai 7 meter. Dari Ordo Lampiformes, Oarfish dapat berenang jauh dan hidup di laut yang memiliki kedalaman 100 sampai 1.000 meter.

Oarfish punya dua genus, yaitu Agrostichthys dan Regalecus. Jenis Agrostichthys kebanyakan hidup di samudera bagian selatan, sedangkan Regalecus jenis Oarfish raksasa dan kerap dikaitkan dengan mitos ular naga.

Jika perairan tersebut kaya akan zooplankton, udang, ubur-ubur bahkan cumi-cumi, maka Oarfish dapat mudah ditemukan di sana.

Dijuluki “Pembawa Pesan dari Kerajaan Dewa Laut”

Makhluk yang menetap di dasar laut ini jarang sekali muncul ke permukaan air, dan kemunculan Oarfish kerap dikaitkan dengan gempa bumi bahkan tsunami.

Sekalipun mitos, tapi hal tersebut cukup masuk akal, karena makhluk yang ada di dasar, pasti lebih peka terhadap pergerakan lempeng bumi. Jadi kemunculannya ke permukaan dianggap sebagai penyampai pesan akan terjadi bencana yang menimpa.

Munculnya Oarfish pada sejumlah bencana di dunia

Sebelum Palu gempa, Ikan Oarfish ditemukan di perairan Majene, Sulbar. Ternyata kejadian tersebut bukan hanya di Indonesia, tapi di sejumlah negara yang sempat terkena bencana.

Seperti gempa Jepang pada 2011 yang berkekuatan 9,0 SR disertai tsunami 10 meter, sebelumnya ditemukan sekelompok Oarfish terdampar di pantai serta tersangkut di jaring nelayan.

Bukan itu saja, di Filipina 2017 lalu gempa berkekuatan 6,7 SR melanda. Sebelumnya, Oarfish ditemukan di pantai wilayah Kepulauan Mindanao.

Dilansir dari The Telegraph sempat juga Oarfish muncul ke permukaan sebelum terjadinya gempa besar yang ada di Chile dan Haiti pada 2010.

Bagaimana pendapat para pakar?

Dilansir dari Japan Times, pakar gempa asal Jepang, Kiyoshi Wadatsumi pernah mengungkapkan makhluk hidup bawah laut layaknya Oarfish cukup sensitif pada perubahan alam, maka adanya aktivitas pergeseran sedikit saja, ikan tersebut dapat muncul ke permukaan.

Di sisi lain, banyak pakar yang masih skeptis dengan hal tersebut. Rick Feeney, dari Natural History Museum of Los Angeles mengatakan hal tersebut bisa jadi hanya kebetulan.

Karena makhluk hidup kadang mengalami tekanan serta disorientasi yang membuatnya muncul ke permukaan.

Nah, jadi menurut Anda bagaimana?  Apakah fakta ikan Oarfish pertanda gempa di atas menjawab fenomena kemunculan ikan tersebut, dan apakah Anda percaya dengan mitos tersebut?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait