FIFA: Tidak Ada Pemain Gunakan Doping pada Piala Dunia 2018

Tandaseru – Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA dalam situs resminya menyebutkan selama berlangsungnya Piala Dunia 2018 hingga masuk ke babak menjelang babak final tidak menemukan penggunaan doping.

 

Dalam tes antidoping yang dilakukan FIFA, sebelum turnamen telah dikumpulkan 2.761 sampel dan 626 sampel dilakukan tes selama Piala Dunia 2018 berlangsung. FIFA juga mengumpulkan 106 sampel saat non-pertandingan.

 

Dalam pernyataan, FIFA menyebutkan tes regeluer antidoping menggunakan paspor bilogis pemain dalam sistem ADAMS. Sistem ini dengan cara mengumpulkan semua hasil tes yang berasal dari konfederasi dan ajang sepakbola internasional utama dan kompetisi nasional.

 

“Para ahli independen meninjau data pemain untuk mendeteksi potensi penyimpangan yang dapat mengindikasikan penyalahgunaan obat perangsang kinerja. Hal ini berlaku untuk semua pemain yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA,” ungkap situs FIFA tersebut.

 

Rata-rata, setiap pemain dari empat tim yang tersisa telah diuji 4,41 kali sejak Januari lalu, dengan beberapa dari mereka diuji delapan kali. Hanya ada satu temuan analitis yang tidak cocok tetapi pemain itu memiliki pengecualian penggunaan terapeutik untuk zat yang terdeteksi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -