Rekapitulasi Final Hitung Suara KPU, Ini Hasil Pilkada Jabar, Jateng dan Sumut

Tandaseru – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI rampung menerima hasil rekapitulasi perolehan suara 111 dari 171 daerah yang menyelenggarakan pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 Juni lalu.

Bagaimana hasil final tiga provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatra Utara?

Dalam keterangannya yang disampaikan kepada media, berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Jabar, pasangan nomor urut satu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul dengan memperoleh 7.226.254 suara (32,88 persen).

Pasangan nomor urut dua Tb Hasanuddin-Anton Charliyan mengantongi 2.773.078 suara (12,62 persen). Sementara itu, pasangan nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu 6.317.465 suara (28,74 persen) dan pasangan nomor urut empat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 5.663.198 suara (25,77 persen).

Di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin yang diusung PDIP, PPP, Demokrat, Nasdem mendapatkan 10.362.694 suara atau 58,78 persen suara.

Sedangkan Sudirman Said dan Ida Fauziyah yang diusung Gerindra, PKB, PKS, PAN mendapatkan 7.267.993 suara atau 41,22 persen suara.

Sementara itu, di Sumatra Utara, hasil rekapitulasi suara dari 33 KPU se-Sumatera Utara, pasangan nomor urut satu Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Eramas) unggul dari pasangan nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).

Pasangan Eramas berhasil unggul di 17 kabupaten/kota, sedangkan pasang Djoss unggul di 16 kabupaten/kota.

Namun, sejumlah kabupaten/kota dengan daftar pemlilih tetap (DPT) yang cukup besar seperti Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Langkat, Serdang Bedagai, dan Labuhan Batu berhasil direbut pasangan Eramas. Adapun pasangan Djoss hanya unggul telak di Kabupaten Simalungun.

Pasangan Eramas total berhasil meraih 3.291.137 suara atau 57,57 persen, sementara pasangan Djoss meraih 2.424.960 suara atau 42,42 persen. Sedangkan suara yang tidak sah dalam totalnya 90.770 suara.

“Data yang sudah masuk ke kami itu ada 111 daerah,” kata Ketua KPU RI, Arief Budiman dalam pernyataan persnya di Gedung KPU RI Jakarta, Minggu (8/7/2018) petang.

Dari 17 provinsi yang menyelenggarakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, 11 daerah di antaranya belum menyerahkan laporan rekapitulasi ke KPU RI. Namun, seluruh provinsi yang menggelar pilkada tersebut telah selesai merekapitulasi perolehan suara.

Dari 154 kabupaten-kota yang menggelar pilkada, tiga di antaranya belum selesai merekapitulasi perolehan suara pilkada.

“Dari 154 kabupaten-kota, tiga belum selesai; dua di antaranya terjadi penundaan di Kabupaten Jayawijaya dan Mimika, dan satu penundaan pemungutan suara di Kabupaten Paniyai,” jelas Arief Budiman.

Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pilkada Kabupaten Jayawijaya dan Mimika tertunda karena banyak tempat pemungutan suara (TPS) belum menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -