Fraksi NasDem DPR Dukung Langkah Mendagri Tito Evaluasi Sistem Pilkada Langsung

Tandaseru – Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat mendukung gagasan pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang akan mengevaluasi gelaran pilkada langsung.

“Saya sependapat dengan apa yang disampaikan Mendagri. Perlu ada evaluasi,” kata Lestari kepada wartawan di Kongres Partai NasDem, Jakarta, Sabtu (9/11).

Lestari mengarakan Indonesia telah mengalami suatu proses demokrasi yang luar biasa. Gelaran kontestasi telah membuat bangsa kelelahan yang luar biasa.

Namun menurutnya, tidak daerah yang melaksanakan Pilkada langsung tidak semuanya menghasilkan kepala daerah yang memiliki kapasitas dan kapabilitas.

“Ketika masyarakatnya belum berubah maka hasilnya tidak menjadi seperti apa yang kita inginkan,” ujarnya.

Lestari juga mengakui Pilkada langsung menghasilkan politik biaya tinggi dan tidak semua menghasilkan kepala daerah yang memang memiliki kapasitas dan kapabilitas.

Dia menilai evaluasi Pilkada langsung bukan suatu kemunduran dalam berdemokrasi di Indonesia karena proses demokrasi di beberapa titik agak terlalu kebablasan.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mempertanyakan sistem pilkada langsung. Dia menilai sistem pemilu itu menimbulkan dampak negatif, yakni biaya politik yang tinggi.

“Kalau dari saya sendiri justru pertanyaan saya adalah apakah sistem politik pemilu pilkada ini masih relevan setelah 20 tahun? Banyak manfaatnya partisipan demokrasi meningkat. Tapi juga kita lihat mudaratnya ada, politik biaya tinggi. Kepala daerah kalau nggak punya Rp 30 miliar mau jadi bupati, mana berani dia,” ujar Tito di kompleks parlemen, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait