Gaji Terlambat, Karyawan PT Pos Indonesia Unjuk Rasa

Tandaseru – Ribuan pegawai PT Pos Indonesia melakukan unjuk rasa meminta direksi perusahaan mundur karena dinilai gagal mengelola perusahaan. Pasalnya, pembayaran gaji sering terlambat.

Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) menuntut direksi perusahaan mundur. “Kita minta pemegang saham, kepada Presiden, kepada menteri untuk mengganti para pimpinan direksi agar kejadian ini tidak terulang pada masa akan datang,” kata Sekretaris Jenderal SPPIKB Hendri Joni di Gedung Pos Ibukota Jakarta, Rabu (6/2/).

SPPIKB menilai tata kelola kelola perusahaan sangat buruk, pembayaran gaji yang terlambat. Padahal, itu tak pernah terjadi sebelumnya. Bahkan uang lembur juga tidak dibayar.

“Perusahaan mengatakan keterlambatan gaji karena adanya demo dari serikat pekerja. Padahal demo itu kita sudah lakukan berulang-ulang, tidak pernah gaji kita terganggu oleh itu,” tuturnya.

Sementara itu, PT Pos Indonesia memastikan pembayaran gaji pegawai akan dilakukan hari ini. Gaji ini sempat tertunda karena biasanya dibayarkan pada tanggal 1.

Pupung mengatakan, gaji yang tertunda pegawai yang berstatus karyawan Pos Indonesia atau bukan kontrak dan lain-lain. Jumlah karyawan tersebut sekitar 24.000 pegawai.


Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait