Gempa 4,8 SR di Sumenep, Warga Panik Puluhan Rumah Rusak

Tandaseru – Gempa bumi yang tidak cukup besar yakni 4,8 SR terjadi Kabupaten Sumenep Madura Jatim, Rabu (13/6/2018). Namun guncangan gempa tersebut membuat warga panik dan mengakibatkan puluhan rumah rusak.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di darat pada jarak sekitar 6 kilometer arah Timur Laut Sumenep, Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal.

Dayat warga Desa Bantelan, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep Madura Jatim, merasakan adanya gempa tersebut mengatakan, awalnya dirinya melihat lampu penerangan jalan umum goyang dan terjatuh.

“Saya kira terkena angin, tapi kok tanahnya goyang kemudian lampu-lampu banyak yang jatuh,” kata Dayat, Kamis (14/6/2018).

Guncangan gempa terjadi hanya sebentar itu, sempat membuat masyarakat panik sehingga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatakan diri dari reruntuhan genting dan atap rumah.

“Guncanganya sangat keras, sehingga banyak warga yang keluar rumah, bahkan banyak atap rumah milik warga yang berjatuhan akibat guncangan gempa tersebut,” ucap Dayat.

Meski tak sampai ada korban jiwa akibat gempa yang terjadi, namun puluhan rumah milik warga banyak yang mengalami kerusakan. Saat ini warga, polisi, TNI dan pihak BPBD bergotong royong membersihkan genting dan atap rumah warga yang berserakan di jalanan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -