Gempa dan Tsunami di Sulteng, 11 Anggota Polri Meninggal Dunia

Tandaseru – Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto menyebutkan sampai saat ini tercatat sudah ada 11 anggota Polri yang meninggal dunia pascagempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

“Sampai dengan tadi malam 11 yang meninggal dunia. Tapi masih ada, saya tidak tahu ini apa lost contact atau memang rekan-rekan ini sudah wafat, gugur,” ujar Setyo Wasisto di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Mantan Wakabaintelkam Polri ini menerangkan masih banyak anggota Polri yang belum ditemukan. Sedangkan anggota Polri yang dinyatakan selamat baru 6 orang. Setyo berharap para anggota yang belum ditemukan agar bisa segera ditemukan dan disemayamkan.

“Cukup banyak (yang hilang), puluhan belum ditemukan.  Ada satu peleton itu hanya enam yang sudah ditemukan selamat. Yang lain kita belum tahu lost contact atau sudah jadi korban, belum tahu,” tutur Setyo Wasisto.

Sebelumnya diberitakan, tsunami menghantam Kota Palu dan sejumlah kabupaten di sekitarnya di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), seusai kawasan tersebut dihantam gempa berkekuatan 7,4 SR.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 1.424 orang.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -