Gerindra Berkeras Sebut tak Ada Prabowo Kampanye di Reuni 212

Tandaseru – Partai Gerindra mambantah tudingan PKB yang mengatakan ajang reuni 212 merupakan kampanye terselubung capres Prabowo Subianto dengan menggunakan agama sebagai dalih.

“Mbok ya kalau fitnah yang masuk akal, pakai logika dikit,” ujar anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada sejumlah awak media, pada Minggu, (2/12).

Andre menyebut tudingan itu sebagai fitnah yang berlebihan. Karena saat menghadiri di acara reuni 212 menurut dia Prabowo jelas tidak berkampanye.

“Sudah jelas tadi Pak Prabowo tidak ada berkampanye. Beliau hanya hadir sebagai tamu undangan. Dan pidatonya juga sebentar. Kedua, pihak Bawaslu juga melalui komisioner yang menonton dari televisi sudah menyatakan juga acara itu bebas dari kampanye,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bawaslu juga ikut memantau jalannya Reuni Akbar Mujahid 212. Terlihat, anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menyatakan tidak ada unsur pelanggaran.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno itu juga menepis tudingan pihaknya memfasilitasi Reuni 212. Andre menegaskan acara itu murni dari umat Islam.

“Itu uang dari mana kalau kami dituduh memfasilitasi. Orang untuk kampanye Pak Prabowo saja kita minta sumbangan dari masyarakat. Kok, tiba-tiba kita yang dituduh memfasilitasi. Jangan sampai Abang Karding, saking paniknya, asal komentar. Logikanya nggak masuk, Bang,” kata Andre.

Sementara itu, terkait seruan 2019 ganti presiden yang disampaikan Habib Rizieq Shihab dalam pidatonya, menurut Andre, itu merupakan hak politik imam besar FPI itu. Yang jelas, ditekankan Andre, Prabowo tidak melakukan tindakan yang berkaitan dengan kampanye di acara tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait