Gerindra Pertimbangkan Tolak Revisi UU KPK

Tandaseru – Partai Gerindra memastikan sikap bakal menolak revisi UU Nomor 30/2002 tentang KPK. Wakil Ketua Umum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menilai ada sejumlah poin dalam rancangan revisi yang bakal melemahkan KPK.

“Melihat surpres (surat presiden) di rapat kerja dengan Menkumham pada Kamis malam, Partai Gerindra sedang mengkaji dan mempertimbangkan dengan serius menolak revisi UU KPK,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (13/9).

Dasco menyebut ada kecenderungan Daftar Inventarisir Masalah (DIM) yang disampaikan pemerintah bukan memperkuat KPK.

“Justru melemahkan,” tegas dia.

Ia mencontohkan dalam pasal 37a UU Nomor 30/2002 perihal pembentukan Dewan Pengawas, yang ditunjuk pemerintah sehingga dianggap rentan dipergunakan untuk melemahkan KPK.

“Kami mengusulkan Dewan Pengawas mewakili dua orang dari legislatif, dua dari eksekutif, dan satu dari yudikatif,” ujarnya.

Ia mengatakan sejak awal partai politik ini sudah memperingatkan bahwa jika revisi UU KPK bisa melemahkan institusi KPK maka Gerindra akan serius mempertimbangkan untuk menolak.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan teman-teman di Baleg dan Ketua Umum Partai Gerindra serta teman-teman di partai lain,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tak berprasangka berlebihan soal wacana revisi UU KPK. Jokowi memastikan keinginan tetap menjadikan KPK punya peran sentral dalam pemberantasan korupsi.

Diketahui, dalam keterangannya di istana kepresidenan, terdapat empat poin yang ditolak oleh Jokowi terkait revisi UU KPK, antara lain soal izin pihak luar untuk penyadapan, penyidik dan penyelidik KPK hanya dari unsur kepolisian dan kejaksaan, koordinasi dengan Kejaksaan Agung dalam hal penuntutan, dan terakhir pengelolaan LHKPN yang dikeluarkan dari KPK.

“Saya ingin KPK memiliki peran sentral dalam pemberantasan korupsi di negara kita,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/9).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait