Gunung Agung Kembali Erupsi

JAKARTA (!) – Gunung Agung di Bali kembali erupsi. Aktivitas disertai asap berwarna kelabu kehitaman dengan intensitas tebal bertekanan sedang dengan tinggi kolom 2.500 meter dari puncak kawah pada Kamis (11/1) pukul 17.54 WITA.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, erupsi terjadi dengan amplitudo 27 milimeter dengan lama gempa 130 detik. Asap condong ke arah utara hingga timur laut.

“Aktivitas vulkanik masih cukup tinggi,” ujarnya, Kamis (11/1).

Sutopo menambahkan, hembusan, gempa vulkanik dalam dan gempa tektonik jauh masih sering terdeteksi oleh Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG di Rendang. Kini Gunung Agung statusnya masih awas (level 4).

“Daerah berbahaya hanya berada di dalam radius 6 kilometer dari puncak kawah,” katanya. Sedangkan di luar radius 6 kilometer kondisinya aman dan normal.

Ia menambahkan, hujan abu vukanik diperkirakan jatuh di beberapa daerah di sebelah utara hingga timur laut dari Gunung Agung. Sebaran hujan abu tidak jauh dari Gunung Agung karena tinggi kolom erupsi hanya 2.500 meter.

Selain itu, sebagian lereng Gunung Agung cuaca mendung hingga hujan. Informasi dari Pasebaya hujan abu vulkanik tipis telah terjadi di Tulamben, Rubaya, dan Dukuh Kubu. Aktivitas masyarakat normal.

Masyarakat diimbau tetap tenang. Aktivitas vulkanik Gunung Agung memang masih cukup tinggi dan berstatus awas sehingga masih dimungkinkan terjadi erupsi dan hembusan.

Kumpulan Berita Terkait